Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) milik Dinas Perhubungan Tulungagung terdampak proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kecamatan Campurdarat. Meski pembangunan jalan telah selesai, sebagian fasilitas penerangan tersebut hingga kini belum kembali dipasang oleh pihak pelaksana proyek.
Plh Kabid Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Ferdi Arif Iswahyudi, menjelaskan bahwa proyek perbaikan jalan di Desa Pelem sempat berdampak pada sejumlah utilitas, termasuk tiang listrik PJU, jaringan wifi, hingga pepohonan di sekitar lokasi.
Dalam proses pengerjaan, terdapat empat titik PJU yang harus dibongkar sementara. Namun setelah proyek selesai, pemasangan ulang lampu tersebut belum sepenuhnya dilakukan oleh pihak pelaksana sesuai rencana awal.
“Pihak pelaksana sebelumnya menyampaikan akan memasang kembali PJU yang dilepas. Namun hingga pekerjaan selesai, belum ada realisasi pemasangan,” ujar Ferdi, Selasa (23/6/2026).
Baca juga : Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dishub Tulungagung telah memasang kembali dua dari empat titik PJU yang terdampak. Dua titik lainnya belum dapat dipasang karena kondisi pondasi lama sudah tidak bisa digunakan kembali.
Menurut Ferdi, sebagian fondasi masih dapat dimanfaatkan sehingga PJU bisa kembali berfungsi, namun sisanya harus dibangun ulang karena mengalami kerusakan atau hilang.
“Kami temukan dua titik masih bisa digunakan fondasinya, sedangkan dua lainnya sudah rusak sehingga perlu pondasi baru,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan PJU sangat penting bagi keselamatan pengguna jalan, terlebih setelah ruas jalan di Desa Pelem diperbaiki sehingga arus kendaraan berpotensi meningkat dan lebih cepat.
Untuk itu, Dishub berencana mengusulkan anggaran pembangunan pondasi baru pada perubahan anggaran keuangan (PAK) mendatang. Sementara itu, perangkat PJU yang belum terpasang akan diamankan guna mencegah kerusakan atau kehilangan.
“Komponen yang belum terpasang sementara kami amankan sambil menunggu pengadaan pondasi baru,” pungkasnya. ***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin


