Gaza, LINGKARWILIS.COM – Euro-Mediterranean Human Rights Monitor dalam laporannya pada Senin (9/6) menuduh pasukan Israel melibatkan kelompok bersenjata lokal dan tentara bayaran asing dalam serangan terhadap warga sipil Palestina di Rafah, Jalur Gaza, khususnya di sekitar titik distribusi bantuan kemanusiaan.
Dilansir dari Minanews, tentara Israel disebut bekerja sama dengan kelompok yang dijuluki “Geng Abu Shabab” serta personel dari perusahaan keamanan swasta asal Amerika Serikat. Kelompok ini dituding menciptakan kekacauan, menargetkan warga sipil, dan melakukan pembunuhan di luar proses hukum.
Sedikitnya 14 warga dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka setelah ditembaki saat berusaha memperoleh bantuan makanan. Para pelaku dilaporkan mengenakan seragam dengan simbol “unit kontra-terorisme Palestina”, dan awalnya memerintahkan warga untuk mengantre sebelum melepaskan tembakan ke arah kerumunan yang mendekat ke truk bantuan.
Baca juga : RS Indonesia di Gaza Utara Kosong, MER-C Evakuasi Tim Medis karena Serangan Israel
Ketika situasi menjadi kacau, kelompok bersenjata tersebut mundur ke wilayah yang dikuasai militer Israel. Mereka kemudian disebut melanjutkan serangan dengan tembakan peluru tajam dan gas air mata untuk membubarkan warga.
Laporan Euro-Med juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan tentara bayaran yang beroperasi di bawah kendali Israel dalam penjarahan konvoi bantuan milik PBB. Barang-barang dari bantuan tersebut disebut dijual kembali di wilayah yang dikuasai Israel dengan harga tinggi.
Organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa itu menegaskan bahwa praktik kekerasan sistematis, termasuk memanfaatkan kelaparan sebagai senjata, dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum internasional.
Baca juga : UNESCO Desak Israel Hentikan Aktivitas di Situs Bersejarah Sebastia Palestina
Mereka juga menyoroti penggunaan kontraktor militer asing sebagai tindakan yang melanggar Konvensi Internasional Tahun 1989 tentang Larangan Kegiatan Tentara Bayaran.***
Editor : Hadiyin





