Jombang, LINGKARWILIS.COM – Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) Kabupaten Jombang berharap kepemimpinan baru Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jombang mampu memperluas ruang partisipasi dan memberikan dukungan nyata bagi pembinaan olahraga masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Harian FONI Jombang, Aris Pratama, menyusul terpilihnya Novadonna Bilytha Puspythasari sebagai Ketua KORMI Jombang masa bakti 2026–2031 melalui Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) di Gedung PKK Kabupaten Jombang, Selasa (27/10/2026).
Aris menilai, dukungan yang optimal dan berkelanjutan diperlukan agar setiap induk organisasi olahraga (Inorga) dapat berkembang secara mandiri, terarah, dan memiliki kesempatan yang setara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kami berharap KORMI Jombang di bawah komando Mbak Donna mampu memberi ruang lebih luas dan dukungan nyata bagi pembinaan Inorga. Tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga program yang berkelanjutan,” ungkap Aris saat diwawancarai, Rabu (28/10/2026).
Baca juga : Polres Jombang Ungkap 14 Kasus Pencurian, 17 Tersangka Diamankan Termasuk 3 Residivis
Menurutnya, ekosistem pembinaan yang sehat menjadi fondasi penting untuk memperkenalkan olahraga orienteering kepada masyarakat sekaligus memperluas keterlibatan pegiat olahraga di Kabupaten Jombang.
Harapan tersebut juga berkaitan dengan agenda Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) III 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–29 November 2026 di Kabupaten Jember.
“Bagi FONI, FORPROV bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan kesempatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempersiapkan diri menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2027 di Palu, Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Selain mengejar prestasi dalam kompetisi, FONI Jombang melihat orienteering memiliki potensi untuk menarik minat generasi muda, terutama di tengah tren olahraga lari yang semakin populer.
Orienteering merupakan olahraga yang memadukan aktivitas fisik dengan keterampilan navigasi. Peserta harus membaca peta dan menggunakan kompas untuk menentukan rute serta mencapai titik tujuan.
Baca juga : Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Kediri Ajak Generasi Muda Berkontribusi Membangun Daerah
“Orienteering adalah olahraga yang memadukan aktivitas fisik berlari dengan keterampilan membaca peta dan kompas untuk menentukan rute pergerakan. Visi ini selaras dengan semangat Mbak Donna yang berkeinginan agar ruang-ruang keolahragaan di Jombang lebih cair, membumi, dan ramah bagi partisipasi kaum muda,” terang Aris.
Pengurus FONI Jombang, Fadel Ilahi, turut menekankan pentingnya dukungan KORMI agar para pegiat dapat mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi FORPROV sekaligus membangun kesiapan menuju FORNAS 2027.
“Dukungan dari KORMI sangat menentukan bagaimana para pegiat kami bisa maksimal di FORPROV besok, sekaligus sebagai batu loncatan menuju FORNAS 2027 di Palu,” tambah Fadel.
Ia menjelaskan, orienteering menawarkan tantangan yang tidak hanya mengandalkan ketahanan fisik. Olahraga ini juga melatih konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan mengambil keputusan saat menentukan jalur yang harus ditempuh.
“Jadi perpaduan itu menghadirkan tantangan fisik sekaligus melatih konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan,” pungkasnya.
Fadel berharap, kepemimpinan baru KORMI Jombang dapat menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh Inorga untuk berkembang, memperkuat komunitas, dan mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Sementara itu, Ketua KORMI Jombang terpilih, Novadonna Bilytha Puspythasari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan peserta Muskablub. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus sebelumnya.
Novadonna berharap seluruh Inorga dapat menjaga kebersamaan dan membangun kerja sama untuk memajukan olahraga masyarakat di Kabupaten Jombang.
“Harapan saya ke depan, semoga Inorga saling guyub rukun. Semoga kita bisa saling gotong royong untuk membuat KORMI semakin berkembang dan disukai masyarakat di Kabupaten Jombang,” tutup perempuan yang akrab disapa Mbak Donna tersebut.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin


