KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua TP PKK Faiqoh A.M. Qowimuddin menghadiri kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan TP PKK Kecamatan Mojoroto bersama anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mojoroto.
Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Marendra Darwis. Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi momentum mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin yang akrab disapa Gus Qowim menyampaikan rasa senangnya dapat hadir dan berkumpul bersama keluarga besar Kecamatan Mojoroto.
“Di bulan suci Ramadan ini kita tidak hanya berkumpul, tapi kita sedang merawat kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Gus Qowim, tema Pondok Ramadan yang diangkat, yakni Melangkah Bersama Menggapai Ketakwaan, memiliki makna yang sangat mendalam.
Baca juga : Panen Raya Jagung Warnai TMMD ke-127 di Desa Gadungan Kediri
Ia menjelaskan bahwa melangkah bersama berarti tidak membiarkan siapa pun tertinggal dalam kehidupan bermasyarakat. Termasuk memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian gizi yang cukup, balita memperoleh pendampingan yang baik, anak yatim tidak merasa sendirian, serta para marbot mendapatkan apresiasi atas pengabdiannya.
Sementara itu, ketakwaan tidak hanya dimaknai sebagai hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga bagaimana memperlakukan sesama manusia dengan baik.
“Saya melihat sendiri betapa luar biasanya ibu-ibu PKK di Mojoroto. Tadi telah mengkhatamkan Al-Qur’an bersama, membagi tugas membaca 30 juz, menghadirkan bazar UMKM, sekaligus menyiapkan santunan. Ini bukan pekerjaan kecil. Ini kerja hati. Terima kasih yang sebesar-besarnya. Panjenengan semua inilah wajah keteduhan Kota Kediri,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim juga menitipkan sejumlah pesan kepada ibu hamil, orang tua yang memiliki balita stunting, anak yatim, serta para marbot masjid.
Kepada para ibu hamil, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan karena mereka sedang mengandung generasi masa depan Kota Kediri.
Bacajuga : Meski Marak Belanja Online, Apollo Super Store Dhoho Kota Kediri Masih Jadi Magnet Belanja Lebaran
“Jaga kesehatan, makan yang bergizi, jangan sungkan datang ke puskesmas. Pemerintah Kota Kediri ingin hadir dan memastikan ibu dan bayi sehat,” pesannya.
Ia juga memberikan semangat kepada para orang tua yang memiliki balita stunting agar tidak merasa sendirian menghadapi kondisi tersebut.
“Ini bukan aib dan bukan kesalahan. Ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan pendampingan kader, puskesmas, dan perhatian keluarga, anak-anak bisa tumbuh lebih baik,” jelasnya.
Kepada anak-anak yatim, Gus Qowim berpesan agar tetap semangat belajar dan terus berusaha meraih cita-cita.
“Untuk anak-anak yatim, tetap tersenyum dan belajar yang rajin. Kelak kalian bisa menjadi kebanggaan keluarga dan Kota Kediri,” tuturnya.
Sementara kepada para marbot, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam merawat rumah ibadah.
“Untuk para marbot, matur nuwun sanget. Panjenengan menjaga rumah Allah dengan penuh keikhlasan. Ketika kami datang untuk tarawih dengan nyaman, ada tangan-tangan tulus yang bekerja lebih dulu,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor: Hadiyin





