Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami lonjakan signifikan.
Kenaikan ini terjadi dalam beberapa hari terakhir, dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok di pasaran.
Pedagang bumbu dapur, Suprihatin, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi pada cabai rawit, cabai merah, bawang putih, bawang merah, serta tomat merah.
Baca juga : Angka Kesembuhan Ternak di Kabupaten Kediri Meningkat Meski Sebanyak 42 Sapi Mati Akibat PMK
“Harga mulai naik sejak tiga hari lalu karena permintaan meningkat, tapi stok terbatas,” ujarnya, Jumat (21/2/2025).
- Cabai rawit: dari Rp 45.000 menjadi Rp 70.000
- Cabai merah: dari Rp 35.000 naik menjadi Rp 40.000
- Bawang merah: dari Rp 24.000 menjadi Rp 30.000
- Bawang putih: dari Rp 35.000 naik menjadi Rp 38.000
- Tomat merah: dari Rp 5.000 naik dua kali lipat
“Yang paling terasa memang cabai rawit, naiknya sampai Rp 25.000 per kilogram,” tambahnya.
Suprihatin memperkirakan harga bumbu dapur masih berpotensi naik dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, selain permintaan yang meningkat, stok yang tersedia di pasar juga semakin terbatas.
Baca juga : Persik Kediri Andalkan M Khanafi Hadapi PSBS Biak Tanpa Ramiro Fergonzi
“Sepertinya masih akan naik, karena barangnya sulit didapat. Saya sendiri dapat stok lebih sedikit dari biasanya,” jelasnya.
Sementara itu, Fitri Yulinda Ayu, salah satu pembeli, mengaku harus mengurangi jumlah belanja bumbu dapur untuk menyesuaikan anggaran.
“Biasanya beli satu kilo bawang merah, sekarang setengah kilo saja biar cukup untuk beli kebutuhan lain,” ungkapnya.
Fitri berharap harga bumbu dapur bisa kembali stabil sebelum memasuki bulan Ramadhan agar masyarakat tidak kesulitan.
“Kalau bisa turun dan stabil, jadi belanja lebih nyaman dan tidak bingung,” harapnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





