Harga Hewan Kurban Menggembirakan, Penjualan Sapi Peternak Kediri Meningkat Tajam

Harga Hewan Kurban Menggembirakan, Penjualan Sapi Peternak Kediri Meningkat Tajam
Peternakan sapi di kandang sapi milik Kamalul di Desa Pule Kecamatan Kandat (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, para peternak sapi di Kabupaten Kediri merasakan peningkatan penjualan hewan kurban yang cukup signifikan. Selain permintaan yang tinggi, harga jual sapi tahun ini juga dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu peternak yang merasakan dampak positif tersebut adalah Kamalul (42), warga Desa Pule, Kecamatan Kandat. Pemilik peternakan sapi itu mengaku bersyukur karena penjualan hewan kurban tahun ini meningkat tajam.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Untuk harga sangat bervariasi, mulai Rp18,5 juta, Rp20 juta, Rp30 juta, Rp50 juta, Rp60 juta hingga yang tertinggi dibeli Presiden sebesar Rp108 juta. Tahun ini harga dan tingkat penjualan memang tinggi dan harus kami syukuri,” ujarnya.

Kamalul mengatakan, hingga saat ini sebanyak 10 ekor sapi miliknya telah terjual, belum termasuk sapi bernama Bimo yang dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk hewan kurban. Saat ini total sapi yang masih berada di kandangnya mencapai 34 ekor.

Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Tertibkan Truk yang Parkir Liar di Jembatan Semampir

Menurutnya, meningkatnya penjualan tidak lepas dari perhatian serius terhadap kesehatan ternak. Ia rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sapi untuk memastikan kondisi hewan tetap sehat dan layak jual.

“Menjelang Hari Raya Kurban banyak pemesan dari wilayah Kediri Raya maupun luar Kediri. Kami rutin mengecek kesehatan sapi agar pembeli merasa aman dan puas,” katanya.

Kamalul juga mengaku sempat mengalami masa sulit ketika wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang ternaknya. Bahkan, seluruh sapi miliknya pernah terpapar PMK dan penyakit LSD setelah membeli sapi dari luar daerah.

“Waktu itu saya sempat cemas karena sapi tidak mau makan. Kalau ada sapi sakit langsung kami karantina. Untungnya saya rutin konsultasi dengan dokter hewan sehingga kondisi sapi bisa kembali sehat,” jelasnya.

Baca juga : OJK Kediri Perkuat Kapasitas TPAKD, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Berkelanjutan

Ia berharap kondisi kesehatan ternak tetap terjaga hingga Iduladha agar peternak maupun pembeli sama-sama merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi hewan kurban.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *