Ratusan Petugas Diterjunkan Pantau dan Periksa Hewan Kurban di Blitar Raya

Ratusan Petugas Diterjunkan Pantau dan Periksa Hewan Kurban di Blitar Raya
Petugas ketika mengecek kondisi hewan kurban di Pasar Hewan Dimoro beberapa waktu lalu. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pemerintah Kota dan Kabupaten Blitar menerjunkan ratusan petugas untuk melakukan pemantauan serta pemeriksaan hewan kurban di wilayah Blitar Raya.

Di Kota Blitar, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar menerjunkan sebanyak 60 petugas yang akan disebar di tiga kecamatan dan 21 kelurahan.

Kepala DKPP Kota Blitar, drh. Dewi Masitoh mengatakan, para petugas bertugas memantau proses penyembelihan hewan kurban sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan setelah dipotong.

“Tugasnya memantau dan mengecek pemotongan hewan. Kalau ada hewan kurban yang mungkin terkena penyakit, bisa segera diambil keputusan,” ujar Dewi Masitoh, Selasa (26/5/2026).

Baca juga : Dispertabun Kabupaten Kediri Salurkan Paranet Penghalau Hama untuk Petani

Menurutnya, salah satu penyakit yang menjadi perhatian utama adalah cacing hati. Penyakit tersebut umumnya baru diketahui setelah proses penyembelihan dilakukan.

Sementara itu, penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit kulit seperti Lumpy Skin Disease (LSD) dapat dikenali lebih awal melalui pemeriksaan fisik hewan sebelum disembelih.

“Mudah-mudahan tidak ada hewan yang sakit. Selama ini kami aktif melakukan pemeriksaan ke pasar hewan sebagai deteksi dini,” katanya.

Ia juga mengimbau panitia kurban dan petugas penyembelihan agar tidak mengonsumsi bagian organ hewan yang ditemukan terinfeksi cacing hati.

Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Gelar Workshop Peningkatan Kemampuan Pelayanan Publik pada Fasilitas Kesehatan

Sementara itu, di Kabupaten Blitar, sebanyak 160 petugas diterjunkan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di 22 kecamatan.

Petugas tersebut akan melakukan pengecekan hasil penyembelihan hewan kurban guna memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.***

Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *