PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini di Kabupaten Ponorogo berlangsung meriah dengan pelaksanaan kirab gunungan hasil bumi dari 21 kecamatan. Kegiatan yang digelar di Jalan Urip Sumoharjo pada Sabtu (31/5/2025) itu menjadi daya tarik ribuan warga yang memadati sepanjang jalur kirab.
Sebanyak 21 gunungan berisi hasil pertanian dibawa oleh perwakilan masing-masing kecamatan, ditambah dari Kesbangpol serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Usai didoakan, gunungan hasil bumi tersebut menjadi rebutan warga sebagai simbol keberkahan.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, kirab ini tak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Lahir Pancasila, namun juga bentuk ungkapan rasa syukur atas kesuburan tanah Ponorogo serta upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
Baca juga : SKKH Dapat Diperoleh Gratis di DKPP Kabupaten Kediri
“Ini bukan sekadar acara budaya, tapi kami ingin membumikan Pancasila agar tetap menjadi jiwa dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,” ujar Sugiri.
Ia menambahkan, kegiatan ini baru pertama kali digelar dan direncanakan akan masuk dalam agenda tahunan resmi Pemkab Ponorogo. Tujuannya, agar masyarakat terus menghidupi nilai-nilai Pancasila dalam aspek sosial maupun ekonomi.
Salah satu warga, Bintang, mengaku antusias mengikuti kirab sejak pagi bersama anak-anak. Ia pun merasa bersyukur bisa ikut berebut hasil bumi seperti terong dan jagung yang diyakini membawa berkah.
Baca juga : Polisi Amankan Jalannya Wisuda STIKES dan AKZI Karya Husada Kediri
“Alhamdulillah, dapat rezeki dari hasil bumi. Semoga membawa berkah untuk keluarga,” ucapnya dengan wajah sumringah.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





