Hendak Antar Bubuk Mesiu di Tulungagung, Pemuda Asal Ponorogo Diringkus Polisi

Hendak Antar Bubuk Mesiu di Tulungagung, Pemuda Asal Ponorogo Diringkus Polisi
Pelaku berinisial IAP (21) saat diamankan di Polres Tulungagung akibat mengedarkan bubuk mesiu (Humas Polres Tulungagung)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Seorang pemuda berinisial IAP (21), warga Desa Tumpuk, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo, diamankan aparat kepolisian saat hendak mengantarkan bubuk mesiu kepada pembeli di wilayah Tulungagung.

Pemuda tersebut ditangkap oleh petugas Satreskrim dari Polres Tulungagung setelah kedapatan membawa bahan peledak yang rencananya akan dijual kepada seseorang di wilayah Desa Ngrance, Kecamatan Pakel.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto menjelaskan, kasus tersebut terungkap pada Sabtu (28/2/2026) setelah pihak kepolisian menerima informasi mengenai rencana transaksi bubuk mesiu di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas Satreskrim bersama anggota dari Polsek Pakel melakukan patroli di lokasi yang dimaksud.

Sekitar pukul 17.05 WIB, petugas mendapati seorang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, pemuda tersebut ternyata membawa bubuk mesiu yang diduga akan dijual kepada warga setempat.

Baca juga : Ngabuburit Budaya di Disbudparpora Kediri, Penampilan Reog Meriahkan Acara dan 2.000 Takjil Dibagikan

“Petugas berhasil mengamankan satu orang pemuda warga Kabupaten Ponorogo yang kedapatan membawa bubuk mesiu untuk bahan petasan,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Kamis (5/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sekitar dua kilogram bubuk mesiu yang siap diedarkan. Berdasarkan pengakuan pelaku, bahan peledak tersebut diracik sendiri menggunakan bahan-bahan yang dibeli secara daring.

Nanang menambahkan, pelaku memesan sejumlah bahan secara online, kemudian meraciknya hingga menjadi bubuk mesiu. Setelah itu, bahan tersebut dikemas sesuai permintaan pembeli sebelum diedarkan.

“Jadi pelaku meracik sendiri bubuk mesiu menggunakan bahan yang dipesan secara online, kemudian dikemas sesuai pesanan sebelum dijual,” jelasnya.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke kantor Polres Tulungagung untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait dugaan tindak pidana pembuatan dan peredaran bahan peledak.

Baca juga : Antusias Warga Ikuti Sahur Bersama Polres Kediri Selama Ramadan

Barang bukti yang disita antara lain satu bungkus bubuk mesiu seberat satu kilogram, dua bungkus bubuk mesiu masing-masing seberat 500 gram, tiga bendel tali sumbu berisi masing-masing 50 lembar, satu tas ransel berwarna krem, serta satu unit ponsel iPhone XS milik pelaku yang diduga berisi bukti transaksi.

“Pelaku kami amankan di Polres Tulungagung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 306 KUHP Nomor 1 Tahun 2023 tentang larangan tanpa hak membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, maupun mengedarkan bahan peledak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Nanang menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun pelaku sendiri. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau memperjualbelikan bahan peledak dalam bentuk apa pun.

“Ini jelas melanggar hukum dan sangat membahayakan, terlebih menjelang momen tertentu ketika bahan peledak sering disalahgunakan,” pungkasnya.***

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D