TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalan umum Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Rabu (18/3/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial HS (34), warga Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo. Ia mengendarai sepeda motor Suzuki Satria dengan nomor polisi AG 2474 RCB. Kecelakaan juga melibatkan mobil Honda Brio yang dikemudikan AM (28), warga Trenggalek, serta minibus Elf yang dikemudikan BM (23).
Kasatlantas Polres Tulungagung, Taufik Nabila, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah utara ke selatan. Di depannya, melaju minibus Elf dengan kecepatan sedang, sementara dari arah berlawanan datang mobil Honda Brio.
Setibanya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului minibus Elf. Namun, diduga kurang menjaga jarak aman sehingga terjadi senggolan dengan kendaraan di depannya.
Baca juga : PSHT Rayon Bawang Kediri Santuni Yatim dan Salurkan 35 Paket Sembako untuk Warga Rentan
“Terjadi kecelakaan beruntun antara sepeda motor, minibus Elf, dan mobil Honda Brio di ruas jalan Desa Jatimulyo,” ujarnya.
Akibat senggolan tersebut, korban terpental ke sisi barat jalan. Nahas, dari arah berlawanan datang mobil Honda Brio yang tidak sempat menghindar dan langsung menabrak korban.
“Pemotor terpental ke arah berlawanan dan langsung tertabrak mobil yang melaju dari arah depan,” jelasnya.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Warga yang mengetahui kejadian segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Satlantas Polres Tulungagung langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat beserta dokumen seperti STNK dan SIM.
Baca juga : Adam Group Jabon Kediri Santuni Ratusan Janda dan Yatim Piatu, Ini Infonya
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Pastikan jarak aman dan kondisi benar-benar memungkinkan. Jangan memaksakan diri karena keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin
