Batu, LINGKARWILIS.COM – Belasan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang mendatangi Gedung DPRD Kota Batu pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kehadiran mereka dipimpin langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Malang, Mirdha Idham, untuk menyampaikan delapan tuntutan nasional yang dianggap mendesak.
Mirdha menegaskan, audiensi ini merupakan bentuk konsistensi HMI dalam mengawal jalannya reformasi lembaga negara agar tetap sejalan dengan semangat demokrasi.
“Kami menyoroti berbagai persoalan serius, mulai dari reformasi DPR dan Polri, hingga penuntasan kasus pelanggaran HAM. Aspirasi ini penting agar demokrasi benar-benar hadir bagi rakyat, bukan sekadar slogan,” ujarnya.
Baca juga : Williams Lugo Bersinar di Laga Perdana Bersama Persik Kediri
Adapun delapan tuntutan yang dibacakan antara lain:
-
Evaluasi dan reformasi institusi DPR.
-
Reformasi menyeluruh terhadap Polri.
-
Pencopotan anggota DPR yang dinilai tidak beretika.
-
Audit independen terhadap keuangan legislatif.
-
Pengusutan pelanggaran HAM oleh aparat.
-
Efisiensi gaji dan tunjangan DPR/DPRD.
-
Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
-
Pengusutan kasus kematian pengemudi ojol dan demonstran saat aksi.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari menyampaikan penghargaan atas sikap kritis mahasiswa. Ia menilai penyampaian aspirasi berlangsung tertib tanpa menimbulkan gangguan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah HMI Cabang Malang. Aspirasi ini akan kami teruskan ke DPRD Provinsi, DPR RI, hingga ke Kementerian Dalam Negeri. Sebelumnya tentu akan kami komunikasikan terlebih dahulu dengan pimpinan dewan,” tegasnya.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin





