Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Ratusan tenaga honorer berkode R1 hingga R4 di Kabupaten Tulungagung mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, Senin (11/8/2025).
Mereka meminta percepatan pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, sesuai surat keputusan Menteri PAN-RB Nomor B/3832/M.SM.01.00/2025 tertanggal 8 Agustus 2025.
Perwakilan honorer, Adi Dwi Prayitno, menegaskan kedatangan mereka bukan untuk berdemo, melainkan mengawal implementasi keputusan menteri agar seluruh honorer tersisa di Tulungagung mendapat kejelasan status.
Baca juga : Tumbuhkan Kegemaran Menabung Sejak Dini, OJK Kediri Gandeng Pemkab Tulungagung Gelar HIM 2025
“Kami mengabdi belasan tahun, ada yang sampai 19 tahun. Tujuan utama kami agar memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP),” ujarnya.
Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian ASN BKPSDM Tulungagung, Kesit Rinanto, menyebut total honorer R1–R4 di daerahnya mencapai 5.464 orang, mayoritas guru dan tenaga teknis. Seluruhnya akan diusulkan menjadi PPPK paruh waktu sebelum batas akhir Desember 2025.
“Proses pengusulan akan tuntas akhir tahun ini, termasuk honorer yang bekerja di instansi swasta,” tegas Kesit.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





