HPN 2026 di Mojokerto, Pers Didorong Jadi Pilar Demokrasi dan Penguat Ekonomi Daerah

MOJOKERTO, LINGKARWILIS.COM – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya di Kantor Sekretariat PWI, Jalan Pekayon, Kota Mojokerto, Senin (9/2) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”

Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mojokerto Raya, di antaranya Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Kapolres Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten dan Kota Mojokerto, unsur TNI, DPRD, serta tokoh masyarakat. Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa juga hadir memberikan sambutan sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran pers.

bayar PBB Kota Kediri

Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HPN telah dimulai sejak Desember 2025, meliputi doa bersama, bakti sosial ke panti asuhan, hingga lomba futsal tingkat SMP se-Kota dan Kabupaten Mojokerto.

“Dengan tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, kami berharap PWI Mojokerto dapat sejajar dan bersinergi dengan seluruh elemen pemerintahan. Pers bisa mendukung gagasan pembangunan demi kemajuan Mojokerto dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota PWI Mojokerto Raya merupakan wartawan yang telah tersertifikasi uji kompetensi, sehingga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik dapat terjaga.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menekankan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Ia menyebut, pemberitaan yang tidak akurat dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

“Pers yang sehat dituntut untuk tetap profesional, independen, berintegritas, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Pers tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menghadirkan narasi yang mencerahkan, menenangkan, dan membangun optimisme masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pers menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim sosial dan ekonomi yang kondusif. Ia berharap insan pers dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang valid serta menangkal penyebaran hoaks.

“Pemerintah daerah menyadari penuh bahwa pers adalah mitra strategis. Melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan konstruktif, pers berperan penting dalam menyampaikan program pembangunan sekaligus menjadi sarana kontrol sosial demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi konsistensi PWI Mojokerto dalam menjaga profesionalisme wartawan serta meningkatkan kapasitas anggotanya.

“Kami berharap apa yang disampaikan kepada masyarakat adalah pemberitaan yang menenangkan dan menyejukkan, sehingga dapat terwujud kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Meskipun tidak menutup kemungkinan di alam demokrasi, kritik dan saran juga perlu menjadi pertimbangan. Posisi pers di sini bisa menjadi penyeimbang bagi kita,” pungkasnya.

Peringatan HPN 2026 ini menjadi momentum memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penggerak pembangunan ekonomi daerah melalui pemberitaan yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Editor: Ahmad Bayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto