Tulungagung, LINGKARWILIS.COM — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung selama kurang lebih dua jam, memicu terjadinya tanah longsor pada Minggu (5/4/2026) malam.
Longsor tersebut terjadi pada talut penahan jalan yang berada di atas permukiman warga. Material longsoran kemudian menimpa salah satu rumah milik warga hingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian dinding.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tulungagung, Teguh Abianto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 21.00 WIB.
“Curah hujan tinggi selama kurang lebih dua jam menyebabkan talut penahan jalan setinggi sekitar 12 meter mengalami longsor,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Baca juga : Relawan Tantular Evakuasi Anak Ular Piton yang Masuk Rumah Warga di Kediri
Material longsor tersebut langsung menghantam rumah milik Mukanah yang berada tepat di bawah talut. Akibatnya, dinding rumah jebol dengan ukuran lubang mencapai lebar 8 meter dan tinggi 10 meter.
Kerusakan pada bangunan serta perabotan rumah tangga ditaksir menimbulkan kerugian material sekitar Rp 30 juta.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat longsor terjadi, penghuni rumah yang berjumlah dua orang, termasuk seorang remaja, berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari cedera.
Pasca kejadian, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta warga setempat langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor sejak pagi hingga siang hari.
Baca juga : Ular Masuk Mesin Mobil, Damkar Kediri Lakukan Evakuasi
Selain itu, BPBD Tulungagung juga akan melakukan asesmen lebih lanjut guna menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan kepada korban terdampak.
“Tadi pagi hingga siang hari petugas gabungan telah melakukan pembersihan material longsor yang menimpa rumah warga. Selanjutnya akan dilakukan asesmen untuk penanganan lanjutan,” pungkas Teguh.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin




