Jombang, LINGKARWILIS.COM – Identitas jasad pria yang ditemukan mengapung di aliran Kali Pancir, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, akhirnya berhasil diketahui. Korban dipastikan bernama Arifin (38), warga Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Kepastian identitas korban diperoleh setelah pihak keluarga yang sebelumnya melaporkan kehilangan mendatangi lokasi dan mencocokkan ciri-ciri jasad yang ditemukan.
Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo menjelaskan, proses identifikasi dilakukan langsung oleh keluarga karena kondisi jasad masih relatif utuh saat ditemukan.
“Korban telah dikenali sebagai Arifin, berusia 38 tahun, warga Kecamatan Bareng. Keluarga memastikan identitasnya setelah melihat langsung jasad korban,” ujar AKP Soesilo, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Selasa malam (20/1/2026). Sehari-hari, Arifin diketahui bekerja sebagai pencari barang rongsokan dan biasanya selalu kembali ke rumah pada malam hari.
Baca juga : Produksi Durian Wonosalam, Jombang Turun, Permintaan Pasar Masih Stabil
“Korban berangkat bekerja seperti biasa, namun hingga malam tidak kunjung pulang. Keluarga sempat melakukan pencarian sebelum akhirnya menerima kabar bahwa korban ditemukan meninggal dunia di sungai,” jelas Soesilo.
Hasil pemeriksaan awal atau visum luar tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun demikian, petugas mendapati adanya luka lecet di bagian pelipis kanan dan kiri.
“Luka tersebut diduga akibat benturan dengan benda keras saat korban terbawa arus atau tersangkut di sungai, bukan karena penganiayaan,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga menduga kematian korban berkaitan dengan kondisi kesehatan. Dari keterangan keluarga, Arifin diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.
“Ada kemungkinan korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya,” tambah Soesilo.
Baca juga : Jari Bengkak Akibat Cincin, Damkar Kabupaten Kediri Lakukan Evakuasi
Setelah proses pemeriksaan di RSUD Jombang selesai, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Sebelumnya, penemuan jasad di Kali Pancir sekitar pukul 06.30 WIB sempat menggegerkan warga. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah petani perempuan yang hendak berangkat ke sawah.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





