IG PAUD Muslimat NU Kota Kediri Gelar Sholawat Kubro, 3.500 Siswa dan Walimurid Padati SSC MAN 2

IG PAUD Muslimat NU Kota Kediri Gelar Sholawat Kubro, 3.500 Siswa dan Walimurid Padati SSC MAN 2
Hj. Faiqoh Qowimuddin saat menyerahkan Bantuan kepada Anak Yatim yang diwakili Walimurid IG PAUD Muslimat NU Kota Kediri (burhan)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Aula Salim Sport Center (SSC) MAN 2 Kota Kediri dipenuhi suasana religius ketika ribuan suara anak-anak melantunkan sholawat dalam kegiatan Sholawat Kubro yang digelar IG PAUD Muslimat NU Kota Kediri, Selasa (8/12). Sebanyak 3.500 siswa beserta walimurid hadir mengikuti acara yang menjadi agenda besar tahunan ini.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Kediri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah, Hj. Faiqoh Qowimuddin, turut menyerahkan bantuan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

Acara yang mengusung tema “Membunyikan Sholawat Merawat Jagat : Keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk Membawa Kedamaian Negeri” ini diarahkan untuk menanamkan nilai keagamaan dan karakter mulia sejak masa pendidikan usia dini.

Mewakili Wakil Wali Kota Kediri, Hj. Faiqoh Qowimuddin menegaskan bahwa pembiasaan religius seperti sholawatan menjadi bekal penting bagi anak di tengah tantangan perkembangan zaman.

Baca juga : Pemerintah Kota Kediri Gelar Rakor Pemantauan dan Evaluasi Layanan MPP

“Anak-anak perlu dikenalkan pada sholawat dan kegiatan keagamaan sedari kecil. Dasar pendidikan itu adalah agama,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh orang tua dan tenaga pendidik untuk memperkuat pondasi spiritual anak sebagai pijakan moral di masa depan.

Kepala Kemenag Kota Kediri, Ahmad Zamroni, menambahkan bahwa masa kanak-kanak merupakan periode emas bagi pembentukan karakter, baik dari aspek psikis maupun fisik.

“Di tahap ini perkembangan anak sangat pesat. Mereka ibarat kertas putih yang siap diisi,” jelasnya sambil mengutip teori Tabula Rasa.

Menurutnya, menanamkan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW adalah langkah tepat dalam membentuk kepribadian anak yang berakhlak.

Baca juga : Pemkab Kediri Salurkan Bantuan Sembako dan Material Bangunan untuk Warga Terdampak Puting Beliung

“Jika nilai yang ditanamkan keliru, dampaknya akan terasa pada masa mendatang. Generasi emas tidak lahir begitu saja,” tegas Zamroni.

Ketua IG-TKM-KB-PAUD Muslimat NU Kota Kediri, Siti Muawanah, menjelaskan bahwa Sholawat Kubro merupakan rangkaian peringatan Harlah Muslimat NU dan Harlah IG-TK Muslimat. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremonial, tetapi membiasakan anak dekat dengan nilai-nilai islami.

“Dengan sholawat, kita menanamkan kecintaan pada Nabi dan membangun karakter sejak dini,” ujarnya.

Selain pembacaan sholawat massal, acara ini turut diwarnai aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:

  • Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Jalil

  • Kepala Kemenag Kota Kediri Ahmad Zamroni

  • Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdik Kota Kediri Sulthon Alfiansyah

  • Kasubag Keagamaan Kesra Kota Kediri Zainudin

  • Ketua Muslimat NU Kota Kediri Hj. Nurul Latifah

  • Kepala MAN 2 Kota Kediri Nursalim

  • Para pengawas RA–TK–KB, pengurus IG-TKI, IGRA, HIMPAUDI

  • Kepala sekolah dan dewan guru PAUD Muslimat NU

  • Ribuan siswa dan walimurid dari seluruh Kota Kediri

Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual sebagai bekal kehidupan mereka kelak.***

Reporter: Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *