Berita  

Imbas Video Viral! Rumah Mas-Mas Pelayaran Diteror Orderan Fiktif COD

Imbas Video Viral! Rumah Mas-Mas Pelayaran Diteror Orderan Fiktif COD
Orderan fiktif mendatangi rumah mas-mas pelayaran (X/@merapi_uncover)

LINGKARWILIS.COM – Mas-mas pelayaran yang viral usai terlibat cekcok dan diduga menganiaya pacar driver ojol kini menjadi sasaran order fiktif.

Sejumlah kurir dan penjual online mengeluhkan pesanan fiktif yang dikirim ke alamat pria bernama Takbirdha Tsalasiwi Wartyana atau Birdha yang berdomisili di Padukuhan Bantulan, Sidoarum, Godean, Sleman.

Melansir akun X @merapi_uncovers dampak dari viralnya mas-mas pelayaran dan oderan fiktif dengan pembayaran cod yang menghampiri rumahnya juga merugikan kurir dan seller.

Dari aksi yang merugikan itu, membuat beberapa netizen berkomentar pedas pada si pengirim orderan fiktif ke rumah mas-mas pelayaran.

Konflik Pedagang Daging Babi Picu Pembacokan di Malang, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap!

“Salah satu contoh salah maksud, kegiatan kirim-kirim seperti itu malah makij merendahkan diri. sanksi sosial bukan seperti itu, ini malah makin merendahkan sosialnya. pelaku penganiaya malah ditinggikan bukan kena mental sosial” Tulis salah satu netizen.

Beberapa hari lalu media sosial viral dengan seseorang yang mengatakan dirinya orang pelayaran diduga memaki pacar driver ojol.

Hanya karena telat mengantarkan pesanan sekitar lima menit, sang driver menerima makian dari seorang pelanggan sementara pacarnya AML (22) menjadi korban penganiayaan.

Percecokan terjadi pada Rabu, 3 Juli 2025 malam saat pasangan tersebut mengantarkan orderan ShopeeFood di kawasan Godean, Sleman.

Viral di Medsos! Pelaku Pencurian di Sekarpuro Ditangkap Polisi Saat Bersembunyi di Kota Malang

Dalam unggahan yang dibagikan akun X @merapi_uncover, kejadian bermula saat sistem memberikan double order otomatis satu pesanan Fore Coffee dan satu lagi dari restoran Special Sambal.

Karena sudah mengetahui salah satu restoran sering memakan waktu lama, driver menghubungi pelanggan Fore untuk menjelaskan situasi.

Namun, respons pelanggan tidak bersahabat dan meminta makanan tetap tiba tepat waktu.

“Tadi saya dengar sendiri nada pelanggan itu ketus dan tidak mau tahu,” tulis AML dalam unggahan tersebut.

Tabrakan Maut di Ploso, Jombang, Pemotor Warga Desa Losari Tewas Usai Dihantam Truk

Setelah menunggu cukup lama di dua lokasi restoran dan menghadapi kemacetan karena kirab, pasangan itu akhirnya terlambat sekitar lima menit dari estimasi pengantaran.

Saat tiba di lokasi pelanggan di wilayah Bantulan, Godean, suasana langsung memanas.

Dalam video yang beredar, terlihat pelanggan menyambut dengan nada menantang dan mengatakan, “Mau dikasih bintang berapa, Mas?”

Driver sempat menjelaskan bahwa pesanan berasal dari sistem double order, namun tak dipercaya.

Ketika AML berusaha membantu menjelaskan, pelanggan malah mengatakan “aku pelayaran lho mbak” dan mulai adu mulut.

Ketegangan semakin meningkat hingga AML mengaku dianiaya oleh pihak lain di lokasi.

“Ada yang menyeret saya, menjambak dari kanan kiri, saya shock. Kacamata saya lepas, kepala saya ditarik ke sana kemari. Bukan cuma fisik, psikis saya juga luka,” tulis AML.

Pasca kejadian, rumah Takbirdha Tsalasiwi Wartyana alias Birdha, pria yang terekam dalam video dan disebut sebagai “mas pelayaran” sempat digeruduk massa driver ojol yang geram atas kejadian tersebut.

Menurut laporan yang beredar Ketua RT setempat, Efendi memberikan klarifikasi.

“Bukan pelayaran, tapi pelayanan. Mungkin karena nada tinggi jadi salah paham. Mas Birdha itu kerja di luar Jawa, sedang libur karena orang tuanya pulang haji,” ujarnya, Sabtu (5/7/2025), dikutip dari detikJogja.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Salim menambahkan bahwa Birdha bekerja di Kalimantan dalam bidang pelayanan.

Kepolisian menetapkan lima tersangka dari dua rangkaian peristiwa. Tiga di antaranya termasuk Birdha, dijerat atas dugaan penganiayaan terhadap AML.

Sementara dua pemuda lain, masing-masing berinisial BAP (18) dan MTA (18), ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan mobil patroli Polsek Godean yang terjadi dalam rentetan aksi protes usai kejadian.

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D