Indonesia, LINGKARWILIS.COM – Tim bulutangkis Indonesia menutup Kejuaraan Dunia BWF 2025 dengan satu medali perunggu dari sektor tunggal putri lewat Putri Kusuma Wardani. Langkah Putri terhenti di semifinal usai kalah dari Akane Yamaguchi dalam duel tiga gim.
Dilansir dari laman PBSI, capaian ini belum memenuhi target PP PBSI yang membidik satu medali emas dari lima sektor. Meski begitu, penampilan atlet-atlet muda dinilai memberi sinyal positif untuk masa depan.
“Alwi Farhan dan pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menunjukkan kualitas permainan yang meningkat signifikan. Mereka mampu memberi perlawanan pada pemain top dunia, meski masih butuh pengalaman bertanding serta penguatan teknik dan fisik,” ujar Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian kemarin.
Baca juga : Agresi Israel Tewaskan 18 Ribu Pelajar Palestina, Ribuan Sekolah Hancur
Eng Hian juga menilai performa Putri Kusuma Wardani kian matang. “Putri sudah percaya dengan pola permainannya sendiri. Ke depan, kami akan menambah pengalaman bertanding serta memperkuat strategi, fisik, dan ketajaman teknik pukulan,” jelasnya.
Namun, penampilan pemain senior masih belum sesuai harapan. “Ginting dan Gregoria memang sudah pulih dari cedera, saya berharap mereka bisa segera kembali ke performa terbaik. Sementara Bagas/Leo akan kami evaluasi bersama pelatih karena hasilnya jauh dari ekspektasi,” tambah Eng Hian.
Usai Kejuaraan Dunia, skuad Indonesia akan melanjutkan tur Asia dengan tampil di Hong Kong Open (9–14 September), China Masters (16–21 September), dan Korea Open (23–28 September).***
Editor : Hadiyin





