KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Enam hari sebelum Lebaran, Jalan Doho, Kota Kediri, dipadati kendaraan dan pejalan kaki. Namun, di tengah hiruk-pikuk tersebut, para pedagang justru mengeluhkan penurunan omzet akibat daya beli masyarakat yang melemah.
Wahyu, seorang pemilik toko pakaian di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa penjualan tahun ini jauh lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya lonjakan pembeli mulai terasa sejak dua minggu sebelum Lebaran, kini transaksi masih lesu.
“Pengunjung memang banyak, tapi yang benar-benar belanja hanya sedikit. Persaingan semakin ketat, apalagi dengan maraknya toko online yang menawarkan diskon besar tanpa pajak. Itu sangat menyulitkan kami,” ujar Wahyu, Rabu (26/3/2024)
Baca juga : Pengeroyokan Orang Tak Dikenal Di Kediri Kembali Terjadi
Tak hanya pedagang pakaian, sektor lain seperti toko sepatu hingga dealer sepeda motor juga mengalami penurunan penjualan. Sejumlah dealer mengakui bahwa persaingan dengan platform digital membuat transaksi mereka merosot tajam.
Selain faktor persaingan, cuaca yang tidak menentu turut memperburuk situasi. Hujan yang kerap turun membuat calon pembeli enggan datang langsung ke toko.
Meskipun omzet merosot, arus lalu lintas di Jalan Doho tetap padat. Para pedagang berharap dalam beberapa hari ke depan daya beli masyarakat meningkat agar mereka masih bisa meraup keuntungan sebelum Lebaran tiba.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





