Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga di tiga desa wilayah Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar kini bisa bernapas lega. Setelah menunggu selama beberapa bulan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi akhirnya selesai dan sudah dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Jembatan yang dibangun melalui kerja sama Polres Blitar Kota bersama masyarakat tersebut kini menjadi akses penting bagi warga Desa Karanggondang, Desa Kebonagung, dan Desa Ringinanom. Kehadiran jembatan permanen ini mempermudah mobilitas warga menuju tempat kerja maupun area persawahan tanpa harus memutar jauh.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, sebelumnya warga hanya mengandalkan jembatan bambu atau sesek yang kondisinya cukup memprihatinkan dan rawan rusak ketika hujan deras melanda.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penyebaran Hantavirus
“Jembatan ini memang sangat vital bagi masyarakat. Dulu hanya terbuat dari bambu sehingga rawan ambruk, terutama saat debit air meningkat. Karena itu diputuskan untuk membangun jembatan permanen dan kini sudah selesai,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, selesainya pembangunan jembatan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran aparat kepolisian dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses infrastruktur yang aman dan layak.
AKBP Kalfaris juga mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam proses pembangunan jembatan. Selain aparat kepolisian, masyarakat, pemerintah desa hingga Pemerintah Kabupaten Blitar turut terlibat membantu hingga pembangunan rampung.
Baca juga : Tangis Haru Iringi Pemberangkatan 281 Jamaah Haji Kota Kediri dari GOR Joyoboyo
“Ini menjadi bukti bahwa sinergi dan gotong royong mampu menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat. Semoga jembatan ini benar-benar dirawat bersama karena sangat dibutuhkan warga,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin



