TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Brumbun–Sine di Tulungagung dipastikan belum dapat dilalui pada momen Hari Raya Idul Fitri 2026. Proyek tersebut mengalami keterlambatan akibat faktor cuaca buruk dan longsor di sejumlah titik.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Provinsi Jawa Timur Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, I Made Budiana, menjelaskan bahwa awalnya proyek ini ditargetkan rampung pada Februari 2026. Namun, kondisi cuaca ekstrem memaksa adanya penyesuaian waktu pengerjaan.

Melalui adendum kontrak terbaru, masa penyelesaian proyek diperpanjang hingga 29 Mei 2026.
“Sesuai adendum baru, ada penambahan waktu pengerjaan hingga 29 Mei 2026 mendatang,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Baca juga : Sidang Ketujuh Sengketa TPA Kota Kediri Berakhir, Hari Ini Masuk Tahap Mediasi
Saat ini, progres pembangunan JLS Brumbun–Sine telah mencapai sekitar 95 persen dari total panjang 13,5 kilometer. Proyek ini terbagi menjadi dua segmen, yakni Lot 1A sepanjang 9,6 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,9 kilometer.
Untuk Lot 1B, pengerjaan telah selesai sepenuhnya. Sementara itu, Lot 1A masih menyisakan sekitar 500 meter yang belum terselesaikan.
“Lot 1B sudah selesai, tinggal Lot 1A yang masih kurang sekitar 500 meter,” jelasnya.
Keterlambatan pada Lot 1A disebabkan oleh longsor di dua titik tebing jalan akibat tanah yang labil setelah diguyur hujan deras dalam beberapa waktu terakhir. Saat ini, proses penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor dan penguatan struktur tebing.
Meski progres sudah mendekati rampung, pihaknya menegaskan jalur tersebut belum aman untuk dilalui. Risiko longsor susulan masih cukup tinggi, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Baca juga : Hujan Tak Hambat Kelancaran Lalu Lintas di Kota Kediri
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalur ini terlebih dahulu. Demi keselamatan, rencananya jalur akan ditutup sementara menggunakan portal saat Lebaran,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang hendak berwisata ke kawasan JLS di wilayah Tulungagung diharapkan menggunakan jalur alternatif hingga proyek benar-benar selesai dan dinyatakan aman untuk dilalui.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





