Blitar, LINGKARWILIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun bersama Perumda Air Minum Tirta Penataran Kabupaten Blitar memperkuat kerja sama dalam pengawasan keamanan utilitas melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Selasa (8/9/2026).
Penandatanganan yang berlangsung di wilayah kerja Daop 7 Madiun tersebut menjadi bentuk komitmen kedua pihak untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mendukung kelancaran layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
Kegiatan itu dihadiri Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama Manager KNA, Manager SDMU, Manager Hukum, Tim Aset, dan Tim Humas Daop 7 Madiun. Dari Perumda Air Minum Tirta Penataran, hadir Direktur Rodiah Astuti beserta jajaran.
Rodiah Astuti menyampaikan apresiasi atas terlaksananya penandatanganan kerja sama tersebut. Menurutnya, tertib administrasi menjadi hal penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum di kemudian hari, terlebih berdasarkan pengalaman sebelumnya.
Baca juga : Delapan Kebakaran Lahan Terjadi di Blitar Selama 2026, Warga Diimbau Tak Bakar Sampah Sembarangan
Ia juga berharap KAI Daop 7 Madiun dapat terus memberikan dukungan terhadap perkembangan dan kemajuan Perumda Air Minum Tirta Penataran ke depan.
Sementara itu, Ali Afandi menyambut positif kerja sama yang mengatur pengawasan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api terkait penempatan utilitas. Ia mengajak kedua pihak untuk senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku serta bersama-sama menjaga keamanan utilitas maupun operasional perkeretaapian.
Ali juga menegaskan kesiapan KAI Daop 7 Madiun untuk mendukung pengembangan Perumda Tirta Penataran sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga berbagai program dan target perusahaan dapat berjalan sesuai harapan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, PKS tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan penempatan utilitas berlangsung aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Pemkab Kediri Siapkan Perluasan Pasar Buah Bakalan Grogol, Tambah Area Parkir dan UMKM
“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa keberadaan utilitas air bersih di sekitar jalur kereta api tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api,” ujar Tohari.
Menurutnya, sinergi antara KAI dan Perumda Air Minum Tirta Penataran diharapkan mampu menjaga keberlangsungan layanan utilitas sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





