Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengajak masyarakat menjaga ketenangan dan kekhusyukan selama bulan Ramadan dengan tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan sound system berdaya keras atau sound horeg saat ronda sahur maupun sahur on the road (SOTR), terutama pada dini hari.
Menurut AKBP Anggi, pihaknya telah menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak menggunakan pengeras suara dengan volume berlebihan saat kegiatan sahur keliling.
“Untuk kegiatan SOTR, kami sudah mengimbau agar tidak memakai sound horeg. Jika imbauan tidak diindahkan, kami akan melakukan pendekatan secara persuasif,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila peringatan telah diberikan hingga dua kali namun tetap diabaikan, petugas akan melakukan langkah lanjutan berupa pemeriksaan kendaraan maupun perlengkapan yang digunakan.
Baca juga : Perawatan Jembatan Alun-Alun Kota Kediri, PT Baraseva Target Rampung Akhir Bulan
Meski demikian, sejauh ini masyarakat dinilai cukup kooperatif. Setiap kali diberikan imbauan, peserta kegiatan langsung membubarkan diri tanpa perlu tindakan lebih lanjut.
“Kalau sudah diingatkan sekali dan langsung membubarkan diri, itu sudah baik,” katanya.
Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polres Kediri Kota meningkatkan intensitas patroli selama Ramadan. Patroli difokuskan menjelang sahur, serta dilakukan pula pada tengah malam dan sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menciptakan suasana Ramadan yang aman dan penuh toleransi.
Baca juga : Kas Keliling BI Kediri Diserbu, Ratusan Warga Ponorogo Antre Sejak Pagi
“Ramadan ini mari kita jaga bersama kekhusyukan ibadah, saling menghormati, serta menjaga toleransi antarumat beragama dan sesama yang menjalankan puasa,” pungkasnya.***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





