Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Desa Ngadiluwih menggelar karnaval budaya bertema Tempo Doeloe pada Minggu (10/8/2025) pagi. Acara ini diikuti 28 RT dan 14 lembaga pendidikan, dengan ribuan warga turut ambil bagian.
Kepala Desa Ngadiluwih, Ragil Panca Yoga, mengatakan setiap RT menampilkan tema berbeda yang mencerminkan kreativitas dan potensi warganya. “Ini bagian dari upaya mendukung program Kediri Berbudaya. Tema yang diusung beragam, mulai dari Pahlawan Jenderal Sudirman, kisah naga hitam, pertanian, hingga kirab raja dan ratu,” ujarnya.
Karnaval ini menjadi ajang mengingat kembali perjuangan para pahlawan. Rute karnaval sejauh 4 kilometer dimulai dan berakhir di Lapangan Ngadiluwih.
Baca juga : Anggota Polres Kediri Kota Bagikan Bendera Merah Putih pada Pengguna Jalan, Ini Tujuannya
Salah satu penampilan menarik datang dari RT 02 RW 02 yang menampilkan naga hitam raksasa setinggi 3 meter, panjang 7 meter, dan lebar sayap 2 meter, lengkap dengan pemeran nenek sihir yang berdiri di atasnya. Pembuatan replika naga tersebut memakan waktu satu bulan.
Ada pula RT yang menampilkan adegan perjuangan Jenderal Sudirman saat berperang melawan Belanda, termasuk prosesi tandu sang jenderal.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






