Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Dinkes, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Dinkes: Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu
Tim Dispendukcapil Kabupaten Ponorogo saat mengambil data administrasi kependudukan bagi ODGJ (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat, jumlah penderita ODGJ berat yang sebelumnya 1.670 orang pada tahun 2023, kini meningkat menjadi 1.940 orang.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTM Keswa) Dinkes Ponorogo, Atis Wahyuni, mengungkapkan bahwa angka tersebut melebihi prevalensi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan data, lebih dari 1.900 penderita ODGJ di Ponorogo mengalami skizofrenia dan psikotik akut.

“Naik 270 jiwa dari tahun lalu, mayoritas masuk kategori skizofrenia dan kondisi akut,” ujar Atis kepada wartawan.

Baca juga : Pemberangkatan Umroh Perdana dari Bandara Dhoho Kediri ke Jeddah Dimulai 2 Maret

Atis menjelaskan bahwa penyebab meningkatnya jumlah ODGJ di Ponorogo tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi juga kondisi ekonomi yang sulit serta tekanan psikososial, seperti konflik keluarga dan masalah pekerjaan.

“Jika dulu faktor keturunan dominan, kini tren mulai bergeser. Masalah ekonomi, tekanan keluarga, dan pola asuh berperan besar dalam kesehatan jiwa seseorang,” paparnya.

Dari data yang ada, mayoritas penderita ODGJ berusia di atas 35 tahun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tren peningkatan juga mulai terlihat pada usia remaja, yakni 15 hingga 17 tahun.

Baca juga : Ekspor Perdana Nanas Quin Simplex Kediri ke Arab Saudi, Langkah Awal Menuju Pasar Global

“Tren ini perlu diwaspadai, terutama pada anak muda yang mengalami tekanan akademik, sosial, maupun lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Atis menegaskan bahwa pendekatan terhadap kesehatan jiwa kini tidak hanya sebatas psikologis dan mental, tetapi juga mencakup aspek spiritual dan emosional.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28/2024, yang menekankan pentingnya keseimbangan kesehatan jiwa dan fisik.

“Kesehatan jiwa berpengaruh langsung terhadap sistem imunitas tubuh seseorang. Jika mental sehat, hormon dan kesehatan fisik juga akan lebih stabil,” tutupnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D