Kasus PMK di Kediri: 17 Ekor Sapi Dinyatakan Sembuh dari Total 91 Ternak Terpapar

Kasus PMK di Kediri: 17 Ekor Sapi Dinyatakan Sembuh dari Total 91 Ternak Terpapar
Petugas kesehatan hewan DKPP Kabupaten Kediri periksa kesehatan hewan ternak (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mencatat perkembangan terbaru kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi. Hingga Senin (20/1/2026) siang, sebanyak 17 ekor sapi dinyatakan sembuh dari total 91 ekor sapi yang terkonfirmasi terpapar PMK.

Berdasarkan data DKPP, saat ini masih terdapat 70 ekor sapi dalam kondisi sakit, sementara dua ekor sapi dilaporkan mati akibat penyakit tersebut. Adapun persebaran kasus PMK paling banyak terjadi di Kecamatan Tarokan dengan total 60 kasus, terdiri atas 42 ekor sapi sakit, satu ekor mati, dan 17 ekor sembuh.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Selain Tarokan, kasus PMK juga ditemukan di Kecamatan Plemahan sebanyak 11 kasus, Purwoasri dan Ngancar masing-masing delapan kasus, Kecamatan Grogol dua kasus, serta Kecamatan Semen satu kasus.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP Kabupaten Kediri, drh. Yuni Ashmawati, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menekan angka kesakitan ternak melalui pengawasan intensif dan penanganan medis secara ketat.

Baca juga : Omah Melon Pule Indah, Bukti Petani Kediri Mampu Hasilkan Melon Premium Berstandar Nasional

“Terjadi peningkatan jumlah sapi yang sembuh dari PMK dan ini menjadi sinyal positif. Namun kami tetap mengingatkan peternak agar waspada, karena jumlah kasus PMK masih menunjukkan tren kenaikan,” ujarnya.

Yuni menekankan pentingnya pengawasan lalu lintas ternak, khususnya sapi yang masuk dari luar daerah ke pasar hewan. Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara ketat guna mencegah masuknya ternak terinfeksi yang berpotensi memperluas penularan PMK.

Ia juga mengimbau peternak agar tidak menjual atau membawa sapi yang menunjukkan gejala PMK ke pasar hewan. Langkah tersebut dinilai krusial untuk memutus rantai penyebaran penyakit.

Selain itu, peternak diminta aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan DKPP Kabupaten Kediri dan segera melapor apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya.

Baca juga : Perkuat Program Makan Bergizi, Pemkot Kediri Resmikan SPPG Semampir 2 Yayasan Kemala Bhayangkari

“Kami terus berupaya menekan jumlah sapi sakit melalui pengobatan dan percepatan penyembuhan. Saat ini sudah ada 17 ekor sapi yang sembuh, dan kami berharap jumlah tersebut dapat terus bertambah dalam pekan ini,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *