Kawanan Perampok Satroni Rumah Pendeta di Malang, Satu Korban Meninggal Dunia, Satu Lagi Luka Parah

Rumah seorang pendeta Gereja Pantekosta Indonesia di Jalan Anggodo, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menjadi sasaran perampokan kejamPerampokan di rumah Pendeta di Pakis Malang.(Arief)

Malang, LINGKARWILIS.COM – Rumah seorang pendeta Gereja Pantekosta Indonesia di Jalan Anggodo, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menjadi sasaran perampokan kejam, Jumat (22/03) malam.

Pendeta bernama Ester Sri Purwaningsih (69 tahun) mengalami luka parah di wajah, sementara adiknya yang bernama Sri Agus Iswanto (60 tahun), seorang penyandang tunanetra, tewas dengan luka tusukan pisau dapur di bagian leher belakang.

Ketua RT setempat, Arif Gunawan, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika warga sedang menjalankan salat tarawih.

Baca juga : Ada Apa ? Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Datangi Ketua Kelompok Peternak Sapi, Tanya Data dan Informasi Program Korporasi Sapi 

Kejadian tersebut diketahui oleh warga setelah korban berteriak meminta pertolongan dari dalam kamar rumahnya. Mendengar teriakan korban, warga berlari ke rumah korban yang saat itu gelap karena lampu rumahnya mati.

Ketika warga masuk ke dalam rumah, mereka menemukan pendeta tersebut dalam kondisi lemas dengan luka-luka di wajahnya. Mereka juga menemukan adik pendeta, Agus, telah meninggal dunia dengan pisau tertancap di bagian belakang leher.

Arif menyebut bahwa seorang tetangga melihat seorang laki-laki tidak dikenal keluar dari rumah korban dan berjalan kaki ke arah barat. Pelaku tersebut memakai helm, jaket hitam, dan membawa tas kotak.

Baca juga : Pendapatan Daerah Kota Kediri pada 2023 Melebihi Target, PJ Wali Kota Kediri : Kolaborasi Menjadi Kunci Utama

Polisi yang mendapat laporan warga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad Agus. Sedangkan pendeta yang selamat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki perkara ini. Kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit, dan beberapa barang bukti telah diamankan di rumah korban.

Gandha menyebut bahwa penyelidikan masih berlangsung, termasuk motif dari peristiwa tersebut.
“minta dukungannya agar kasus ini dapat terungkap segera,”pungkasnya.***.

Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin

Leave a Reply