LINGKARWILIS.COM – Kota Kediri kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sport tourism.
Hal ini tampak dari gelaran Open Turnamen Catur Nasional Kajari Cup 2025 yang berlangsung di Sport Center Kampus IV Universitas Nusantara (UNP) Kediri, Sabtu (13/9/2025).
Ajang bergengsi ini tak sekadar menjadi ruang kompetisi tetapi juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian lokal.
Turnamen tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.146 sekaligus Hari Lahir Kejaksaan RI ke-82.
Acara pembukaan dihadiri Wakil Wali Kota Kediri, Qowimudin Toha, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad serta Wakil Ketua II Percasi Jawa Timur, Drs. Syamsul Bahri, M.M.
Tiga Hari Hilang, Lansia di Kediri Ditemukan Selamat di Tengah Hutan
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri Qowimudin Toha menegaskan bahwa olahraga, khususnya catur, memiliki kontribusi besar dalam membangun sport tourism di Kota Kediri.
“Event ini bukan hanya menguji kemampuan atlet, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui kunjungan wisata olahraga,” ungkap Qowimudin.
Antusiasme peserta pun menjadi bukti nyata. Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad menyebutkan 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam turnamen ini.
“Kalau tidak dibatasi, jumlah peserta bisa menembus seribu orang lebih. Dampaknya tentu luar biasa untuk menambah perekonomian di kota Kediri seperti penginapan, kuliner, hingga UMKM atau pusat oleh-oleh khas Kota Kediri,” jelasnya.
Turnamen ini juga dinilai penting bagi dunia catur Jawa Timur. Wakil Ketua II Percasi Jatim, Syamsul Bahri menegaskan bahwa event nasional menjadi ajang pemetaan potensi atlet sekaligus peningkatan prestasi.
“Prestasi atlet catur Kediri terus meningkat dari tahun ke tahun. Turnamen nasional seperti ini penting untuk mengasah kemampuan sekaligus mempertemukan atlet lokal dengan lawan-lawan kuat dari luar daerah,” ujarnya.
Tak hanya soal prestasi, hajatan ini terbukti membawa dampak ekonomi yang nyata.
Ribuan orang, mulai dari atlet, official, hingga keluarga peserta, memadati Kota Kediri. Hotel, homestay, kos, dan pedagang kuliner ikut menikmati lonjakan omzet.
“Inilah bukti sport tourism bisa menjadi strategi untuk menggerakkan roda perekonomian daerah,” tambah Zachrie.
Turnamen Kajari Cup 2025 mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari usia dini (U-10), remaja (U-14), hingga dewasa.
Pemerintah Kota Kediri optimistis, ajang ini dapat memperkuat eksistensi catur sekaligus menjadikan Kota Kediri sebagai destinasi sport tourism unggulan di Jawa Timur.
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





