Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri Serius Mencegah Serangan Demam Berdarah, Ini Langkah yang Dilakukan

Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri Serius Mencegah Serangan Demam Berdarah, Ini Langkah yang DilakukanSuasana kerja bakti di Kelurahan Batet (bidu)

Kediri, LINGKARWILIS COM – Ratusan warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri kompak melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan di wilayah RW dan RT masing-masing, Minggu (21/1/2024).

Kerja  bakti serentak ini dilakukan sebagai respon serius dalam upaya mencegah penyakit demam berdarah di musim hujan ini.

Kepala Kelurahan Betet Surono beserta sejumlah perangkat kelurahan terlihat ikut terjun berbaur bersama warga dalam kegiatan kerja bakti serentak tersebut.

Baca juga: Target dan Anggaran Program PTSL di Kabupaten Kediri Tahun 2024 Turun, Ini Sebabnya

Kata Surono, saat ini kondisi cuaca sedang tidak menentu, kadang hujan dan kadang  panas, meski lebih banyak hujannya. Oleh sebab itu, dirinya meminta warganya untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah.

“Demam berdarah virusnya ditularkan oleh nyamuk, jadi patut waspada terjadinya peningkatan populasi nyamuk,” ujarnya ditemui jurnalis lingkarwilis.com di sela kegiatan kerja bakti.

Surono berpesan kepada masyarakat agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan begitu, berbagai penyakit yang timbul akibat kurangnya kebersihan dapat dicegah.

“Kami juga sarankan warga untuk gencar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus yaitu menutup, menguras, dan memanfaatkan barang bekas,”ucapnya.

Baca juga : Ada 4 Tempat Wisata Alam di Ngawi yang Cocok Dikunjungi, Salah satunya  Kebun Teh Jamus

” Alhamdulillah, kerja bakti hari ini merupakan langkah positif dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” sambungnya.

Surono juga menyampaikan terimakasih kepada warganya yang antusias ikut berpartisipasi melakukan kerja bakti di lingkungan dan tempat tinggal masing – masing.

“Terimakasih semuanya, ini adalah lingkungan kita maka kita jaga bersama sama,” pungkasnya.

Sementara itu, ada dua RW di Kelurahan Betet yang menjadi fokus kegiatan kerja bakti, yaitu RW 8 dan RW 5.

Sebab lingkungan di 2 RW ini diidentifikasi sebagai wilayah rawan karena memiliki sungai yang menjadi potensi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam berdarah.

Dalam kegiatan kerja bakti bersama ini, terlihat pula Bhabinkamtibmas  dan Babinsa setempat. Termasuk semua ketua RT dan RW  yang memobilisasi warga terutama kalangan pria untuk ikut kerja bakti.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi

Editor : Hadiyin

 

Leave a Reply