Kenalan Lewat Telegram Berujung Motor Raib, Korban Sempat Rekayasa Cerita Jadi Korban Begal Ojol

Kenalan Lewat Telegram Berujung Motor Raib, Korban Sempat Rekayasa Cerita Jadi Korban Begal Ojol
Kenalan Lewat Telegram Berujung Motor Raib, Korban Sempat Rekayasa Cerita Jadi Korban Begal Ojol (Arief)

Batu, LINGKARWILIS.COM – Kasus dugaan penggelapan sepeda motor di Kota Batu akhirnya terungkap setelah korban yang semula mengaku dibegal saat menjadi ojek online ternyata memberikan keterangan palsu karena merasa malu atas kejadian yang dialaminya.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman penyidik, sepeda motor milik korban bukan dirampas di jalan oleh pelaku begal, melainkan dibawa kabur oleh orang yang baru dikenalnya melalui media sosial.

bayar PBB Kota Kediri

“Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui kendaraan korban dibawa oleh orang yang dikenalnya lewat media sosial, bukan karena aksi pembegalan seperti pengakuan awal korban,” ujar AKP Joko Suprianto, Kamis (21/5/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika korban berkenalan dengan seorang perempuan melalui aplikasi Telegram yang mengaku bernama Yura. Setelah beberapa waktu berkomunikasi intens, keduanya sepakat bertemu di kawasan Jalan Sarimun Gang Punden, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Jumat (15/5/2026) dini hari.

Baca juga : Polres Batu Dalami Dugaan Pungli PKL Alun-Alun, Polisi Belum Temukan Bukti Kuat

Korban datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Vario miliknya. Saat pertemuan berlangsung, perempuan tersebut datang sendirian. Namun tak lama berselang, muncul seorang pria yang mengaku sebagai saudara sepupunya.

Dalam pertemuan itu, pria tersebut kemudian meminjam sepeda motor korban dengan alasan tertentu. Sementara perempuan yang bersama korban berpamitan untuk mengambil pakaian.

Korban pun menunggu cukup lama di lokasi. Namun kedua orang tersebut tidak kunjung kembali. Bahkan nomor telepon korban langsung diblokir. Dari situlah korban mulai menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan dan penggelapan kendaraan.

Menurut AKP Joko, korban sempat merekayasa cerita dengan mengaku menjadi korban begal ojol karena takut dan malu apabila kejadian sebenarnya diketahui oleh lingkungan kerja maupun atasannya.

Baca juga : Perkim Kabupaten Kediri Pasang 86 Titik PJU Baru di Tiga Wilayah

“Korban awalnya mengarang cerita dibegal karena malu diketahui bertemu perempuan yang dikenalnya dari media sosial,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, tim Resmob Satreskrim Polres Batu akhirnya berhasil mengamankan dua terduga pelaku di sebuah rumah kos di wilayah Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.***

Reporter : Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *