LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar Gelar Karya Produk Inovasi sekaligus penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025, Jumat (15/8/2025). Acara di halaman Rektorat Unisda ini mengangkat tema “KKN Unisda Berdampak, Membangun Desa Mandiri” dan menjadi puncak rangkaian KKN tahun ini.
Sebanyak 76 karya inovatif mahasiswa dipamerkan, mulai dari teknologi tepat guna, pengolahan potensi lokal, digitalisasi usaha, hingga produk kreatif untuk mendorong kemandirian ekonomi desa. Produk tersebut dihasilkan melalui kolaborasi mahasiswa dengan desa mitra.
Beberapa inovasi yang menarik perhatian antara lain Aplikasi E-Commerce Desa untuk memasarkan produk UMKM, olahan buah sawo dari Desa Drajat, alat drone spraying untuk pertanian, mesin pengolah limbah organik menjadi pupuk cair, sambal ikan asap khas Desa Centini, keripik daun kelor, minuman herbal empon-empon, kemasan ramah lingkungan berbahan limbah daun, hingga kerajinan anyaman pandan dan hiasan dinding dari limbah kayu.
Baca juga : Lampu Stadion Belum Standar, Persik Kediri Jamu Madura United di Gresik
Rektor Unisda Lamongan, Muhammad Hafidh Nashrullah, mengapresiasi kerja keras mahasiswa, termasuk peserta KKN luar negeri di Thailand. Ia menyebut, sejak KKN Internasional pertama pada 2019, program ini berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi kampus lain.
“Ini bukti Unisda mampu berinovasi dan membuka ruang kolaborasi lintas daerah hingga lintas negara,” ujarnya.
Hafidh menambahkan, kepala desa mitra menilai karya mahasiswa memberikan solusi nyata di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, dan lingkungan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Unisda baru saja menjalani Assessment Lapangan (AL) sejumlah program studi dengan hasil positif dari asesor, yang diharapkan menjadi modal meraih predikat kampus unggul pertama di Lamongan.
Baca juga : Satpol PP Lamongan Gelar Razia Miras di Sejumlah Kafe, Prosedur Penyitaan Dipertanyakan
“Inovasi dari gelar karya ini, ditambah capaian positif AL, menjadi fondasi bagi masa depan Unisda dan desa mitra yang lebih mandiri,” tegasnya.
Acara ini juga memperkuat kerja sama dengan Koperasi Merah Putih untuk membantu pemasaran produk mahasiswa, sehingga karya yang dihasilkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin
