KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Pasar Ngadiluwih tahap II kini memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing. Percepatan pengerjaan ini mendapat apresiasi dari Komisi III DPRD Kabupaten Kediri karena pasar tersebut ditargetkan segera dapat ditempati para pedagang dan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.
Sesuai jadwal, sebanyak 564 pedagang diharapkan sudah menempati lapak masing-masing pada akhir November. Selanjutnya, Pasar Ngadiluwih direncanakan diresmikan sekaligus mulai beroperasi pada awal Desember 2026.
Sebelumnya, proses pengundian lokasi lapak bagi pedagang telah dilaksanakan mulai 2 hingga 9 November 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kediri, H. Totok Minto Laksono, menyampaikan apresiasinya terhadap progres penyelesaian pembangunan pasar tersebut. Menurutnya, selesainya pembangunan Pasar Ngadiluwih menjadi harapan besar para pedagang yang selama ini menantikan fasilitas pasar baru agar bisa segera digunakan untuk aktivitas perdagangan.
Baca Juga : Lalai Mengawasi Pembakaran Sampah, Rumpun Bambu di Tarokan Kediri Dilalap Api
Ia menilai, kondisi pasar yang kini lebih luas dan lapang memberikan perubahan signifikan dibandingkan dengan bangunan pasar sebelumnya. Karena itu, penataan lapak, baik untuk pedagang komoditas pangan maupun nonpangan, perlu dilakukan sesuai peruntukannya.
Totok juga mengingatkan para pedagang agar mematuhi ketentuan penempatan lapak sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih tertib dan terorganisasi.
Selain bangunan yang lebih representatif, politisi senior Partai Gerindra Kabupaten Kediri tersebut turut mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana yang disediakan. Di antaranya sistem tata suara, kamera pengawas (CCTV) yang terpusat di ruang kendali, fasilitas parkir, area khusus kuliner, serta pengaturan akses keluar masuk bagi pedagang maupun pengunjung.
Menurutnya, berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketertiban dan kenyamanan aktivitas pasar.
Baca juga : Puting Beliung Terjang Kepung Kediri, 20 Rumah Warga Mengalami Kerusakan
Hal lain yang menarik perhatiannya adalah ornamen pada bagian depan dan belakang bangunan pasar yang mengangkat sejarah serta legenda Kabupaten Kediri.
Ia menilai, penggunaan unsur sejarah dan budaya lokal tersebut merupakan langkah positif untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat.
Dengan berbagai fasilitas dan penataan yang telah disiapkan, Pasar Ngadiluwih diharapkan menjadi pusat perdagangan yang lebih tertib, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






Responses (2)