Komoditas Telur, Cabai, Bawang Merah, serta Daging Ayam Tekan Inflasi Kota Kediri pada Februari hingga 0,87 Persen (MoM)

Komoditas Telur, Cabai, Bawang Merah, serta Daging Ayam Tekan Inflasi Kota Kediri pada Februari hingga 0,87 Persen (MoM)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat saat menggelar Bazar Pangan Ramadan. (burhan)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Sejumlah komoditas pangan seperti telur ayam ras, aneka cabai, bawang merah, serta daging ayam menjadi penyumbang utama tekanan inflasi di Kota Kediri pada Februari 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Kediri, inflasi pada bulan tersebut tercatat mencapai 0,87 persen secara month to month (MoM) atau dibandingkan dengan Januari.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat mengatakan, tekanan harga sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan Ramadan.

Menurutnya, pada periode tersebut stabilitas harga pangan sering menghadapi tantangan karena adanya peningkatan konsumsi masyarakat, sementara pasokan beberapa komoditas mengalami keterbatasan akibat faktor musiman.

Baca juga : Disparbud Kabupaten Kediri Gelar Festival Ogoh-Ogoh di Shaka Fest 2026

“Pada musim hujan seperti saat ini, beberapa komoditas hortikultura mengalami kendala produksi,” ujar Yayat, Senin (9/3/2026).

Selain faktor produksi, kondisi pasar juga turut mempengaruhi pergerakan harga. Yayat menjelaskan bahwa faktor psikologis masyarakat menjelang Ramadan kerap memicu lonjakan permintaan yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari normal.

Meski demikian, tingkat inflasi di Kota Kediri masih tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi di Jawa Timur yang pada periode yang sama mencapai 0,95 persen.

Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, pemerintah bersama Bank Indonesia Kediri, Perum Bulog, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya menggelar Bazar Pangan Murah Ramadan yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 7–8 Maret.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Baca juga : Cetak Generasi Berprestasi dan Bebas Narkoba, SDN Banjaran 5 Kediri Perkuat Program Unggulan Bersama BNN

Dalam pengendalian inflasi, berbagai langkah dilakukan dengan berpedoman pada strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Melalui kegiatan Bazar Pangan Murah Ramadan tersebut, berbagai instansi juga memperkuat sinergi dalam menjaga kelancaran distribusi serta menyeimbangkan antara permintaan dan penawaran, khususnya pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Hari Raya Idul Fitri.

Diharapkan, langkah kolaboratif ini mampu menjaga stabilitas harga pangan di Kota Kediri sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.***

Reporter: Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto