Kuota SD Sekolah Rakyat di Ponorogo Baru Terisi Separuh, Jenjang SMP dan SMA Sudah Penuh

Kuota SD Sekolah Rakyat di Ponorogo Baru Terisi Separuh, Jenjang SMP dan SMA Sudah Penuh
Sejumlah siswa SR saat mengikuti kegiatan belajar mengajar beberapa waktu lalu (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, kuota peserta didik Program Sekolah Rakyat (SR) jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Ponorogo masih belum terpenuhi. Sementara itu, kuota untuk jenjang SMP dan SMA telah terisi penuh, bahkan jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung.

Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Ponorogo, Kademin, mengatakan hingga rapat pleno penetapan calon peserta didik yang digelar pada Senin (29/6/2026), baru 16 siswa yang dinyatakan lolos untuk jenjang SD. Padahal, kuota yang tersedia mencapai 30 peserta didik.

Untuk memenuhi kekurangan tersebut, para pendamping PKH masih melakukan penjangkauan kepada keluarga sasaran agar kuota dapat terpenuhi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Kami optimistis masih ada tambahan peserta. Perkiraannya sekitar 11 anak lagi bisa masuk sebelum kegiatan open house dan masa pengenalan lingkungan sekolah pada 15 Juli,” ujarnya.

Baca juga :Β Ratusan Warga Gelar Aksi Damai di DPRD Ponorogo, Dukung Keberlanjutan Program MBG

Berbeda dengan jenjang SD, proses seleksi peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA berlangsung lebih kompetitif. Masing-masing jenjang telah memenuhi kuota sebanyak 30 siswa, bahkan masih memiliki calon peserta didik cadangan.

Kademin menjelaskan, terdapat 21 calon siswa cadangan untuk jenjang SMP dan 28 calon siswa cadangan di jenjang SMA. Mereka yang belum tertampung tetap akan difasilitasi agar dapat melanjutkan pendidikan melalui sekolah negeri maupun pondok pesantren.

“Anak-anak yang belum masuk kuota tidak kami biarkan. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Cabang Dinas agar mereka tetap memperoleh akses pendidikan,” jelasnya.

Seluruh peserta didik yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti kegiatan belajar sementara di Sekolah Rakyat Permanen Madiun. Sebelum memasuki masa pembelajaran, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai persiapan mengikuti sistem pendidikan berasrama.

Baca juga :Β Disdagin Kabupaten Kediri Pastikan Stok Minyakita Aman, Harga Sesuai HET Rp15.700 per Liter

Kademin menambahkan, proses penjaringan peserta didik masih terus dibuka. Apabila terdapat pendaftar baru di tengah semester, mereka tetap dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalaupun nanti ada peserta didik baru yang mendaftar di tengah semester tetap bisa kami masukkan. Karena itu proses penjaringan masih terus kami lakukan,” pungkasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *