Jombang, LINGKARWILIS.COM – Lima Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Jombang kini dipastikan aktif dan mulai menampung berbagai komoditas pangan dari Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Mojokerto. Kehadiran koperasi desa ini diharapkan mampu memperkuat ketersediaan dan pemerataan distribusi bahan pokok di wilayah pedesaan.
Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Mojokerto, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa operasional KDMP sejalan dengan tugas Bulog dalam menjaga stabilitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP), baik dari aspek penyerapan maupun penyaluran.
“Dari hulu, kami berkewajiban menyerap gabah dan beras sebanyak mungkin dari petani untuk memperkuat stok CBP. Di hilir, distribusi beras harus terus berjalan agar kualitas tetap terjaga dan kebutuhan pangan warga tercukupi. Program KDMP menjadi salah satu kanal distribusi yang kami optimalkan,” ujar Husin kepada sejumlah jurnalis, Kamis (11/12).
Baca juga : Forum 17an GUSDURian Jombang Menggelar Diskusi Publik, Satu Upaya Mencegah Kekerasan Seksual
Lima KDMP yang tercatat telah menyalurkan komoditas Bulog meliputi:
• KDMP Betek, Mojoagung
• KDMP Pulugedang, Tembelang
• KDMP Jatimlerek, Plandaan
• KDMP Sumberteguh, Kudu
• KDMP Grobogan, Mojowarno
Pengiriman beras dilakukan secara berkelanjutan mengikuti permintaan masing-masing koperasi, dengan volume rata-rata 1–2 ton pada setiap siklus. Selain beras SPHP, Bulog juga memasok gula pasir dan minyak goreng melalui jaringan KDMP tersebut.
Ke depan, Bulog menargetkan seluruh desa dapat memiliki KDMP sebagai titik distribusi yang efektif dan dekat dengan masyarakat.
“Harapan kami, setiap desa memiliki KDMP. Dengan sinergi ini, berbagai komoditas seperti beras, gula, dan minyak goreng bisa tersalurkan dengan baik sehingga kebutuhan pokok warga terpenuhi dengan harga yang wajar,” tutup Husin.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





