Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri menggelar Lomba Video Vlog Remaja Putri di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri. Ajang ini digagas sebagai sarana edukasi kreatif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya remaja putri, dalam upaya mencegah stunting.
Lomba vlog tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat program perbaikan gizi masyarakat dan menekan angka prevalensi stunting yang masih berfluktuasi.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting di Kota Kediri tercatat 14,3% pada 2022, naik menjadi 18,6% di 2023, dan turun sedikit ke angka 17,6% pada 2024.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan sinergi semua pihak.
Baca juga : BMKG Peringatkan Ancaman Hujan Lebat Pertengahan September, BPBD Kediri Tingkatkan Kewaspadaan
“Angka ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Upaya menekan stunting tidak bisa instan, harus ada kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai benteng utama pemenuhan gizi seimbang,” ujarnya dalam sambutan.
Mbak Wali berharap, lomba vlog mampu menjadi cara yang lebih menarik dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada remaja. “Melalui karya kreatif vlog, kita ingin remaja putri semakin sadar pentingnya konsumsi makanan bergizi,” tambahnya.
Kepala Diskominfo Kota Kediri, Rony Yusianto, menjelaskan lomba ini diikuti perwakilan pelajar dari 46 kelurahan, masing-masing mengirim tiga peserta. Dari seluruh peserta, dipilih enam finalis, kemudian ditetapkan juara 1, 2, dan 3.
Baca juga : Penjual Mainan Bekas di CFD SLG Kediri Ramai Diserbu Pengunjung
“Harapan kami, kegiatan ini memberi dampak positif, menambah wawasan tentang kesehatan, gizi, dan pengelolaan keluarga, khususnya bagi remaja putri,” katanya.
Rony menambahkan, lomba vlog ini juga melibatkan TP PKK Kota Kediri yang diketuai Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin, agar upaya penurunan angka stunting semakin optimal.
“Dengan dukungan berbagai pihak, kami berharap tren stunting di Kota Kediri bisa ditekan secara signifikan,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin






