Mas Dhito Kerahkan Empat Dinas Bantu Anak Usia 13 Tahun yang Merawat Kedua Orangtuanya yang Sakit Stroke

Mas Dhito Terjunkan Empat Dinas Bantu Anak Vakum Sekolah Karena Merawat Kedua OrangtuanyaMas Dhito Terjunkan Empat Dinas Bantu Anak Vakum Sekolah Karena Merawat Kedua Orangtuanya (humas Pemkab)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito telah memobilisasi empat dinas untuk memberikan bantuan kepada keluarga Aditya Daiva Ardhani, seorang anak yang merawat kedua orang tuanya yang sakit stroke.

Empat dinas yang dikerahkan oleh Bupati Mas Dhito, adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Pemerintah Kabupaten Kediri bertindak berdasarkan kebutuhan anak kelas 7 SMP yang tinggal di Dusun Kuningan, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah.

Baca juga : LSM GERAK Indonesia Dorong Pengusutan Program Korporasi Sapi di Kabupaten Kediri Terus Berlanjut

Sebelumnya, Adit dan keluarganya tinggal di Kota Blitar. Mereka pindah ke Kabupaten Kediri sebelum Lebaran 2024, kampung halaman ibu Adit.

Meskipun masih berusia 13 tahun, Adit harus merawat kedua orang tuanya yang menderita stroke, sehingga tidak dapat melanjutkan sekolah.

“Kita menindaklanjuti apa yang diperintahkan oleh Mas Bup (Mas Dhito), pertama kita memastikan keberadaan warga kami. Karena keluarga ini (status kependudukannya) masih warga Blitar,” terang Mas Dhito melalui Camat Gurah, Moch. Imron, Senin (13/5/2024).

Baca juga : Puluhan Sapi di Kabupaten Kediri Terpapar PMK, 5 Ekor Diantaranya Mati

Kemudian, Adit dan keluarga menginginkan untuk beralih status kependudukan menjadi Warga Kabupaten Kediri dan bersekolah di SMPN Plosoklaten 1, sekolah terdekat dari rumah mereka saat ini.

Dinas Pendidikan sedang mengurus perpindahan Adit agar dapat kembali bersekolah di sekolah yang diinginkan.

Selain itu, Dinas Pendidikan berencana memberikan fasilitasi beasiswa melalui Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA).

Dalam kunjungan tersebut, diketahui bahwa kondisi bangunan rumah tempat tinggal Adit bersama orang tuanya kurang layak.

Dinas Perkim akan bekerja sama dengan pihak desa untuk memperbaiki rumah secara berkala, khususnya atap yang rusak.

Petugas kesehatan juga telah diterjunkan untuk memeriksa kesehatan kedua orang tua Adit, dan Pemkab Kediri akan memberikan pendampingan kesehatan kepada keluarga tersebut.

Dinas Sosial memberikan bantuan sembako, dan kepesertaan jaminan sosial Adit dan keluarganya akan disesuaikan dengan kota asal mereka setelah perpindahan administrasi kependudukan.

Kisah Adit yang merawat kedua orang tuanya telah menarik perhatian Bupati Mas Dhito, yang dikenal dekat dengan rakyat.

Kisah Adit yang masih anak-anak dan perjuangannya telah mendapat simpati luas dari masyarakat, terutama setelah tersebar di media sosial.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply