Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana melepas keberangkatan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 112 di kawasan Simpang Lima Gumul, Rabu (20/5/2026) siang.
Kloter 112 terdiri dari 147 jamaah gabungan asal Kabupaten Kediri, Blitar, Nganjuk, dan Surabaya. Sementara total jamaah haji asal Kabupaten Kediri pada musim haji 2026 tercatat sebanyak 1.211 orang, dengan keberangkatan lebih awal melalui kloter 109, 110, dan 111.
Dalam sambutannya, Mas Dhito menyampaikan dari total jamaah haji Kabupaten Kediri terdapat 67 petugas pendamping haji yang turut mendampingi selama proses ibadah di Arab Saudi.
Ia juga menyebut jamaah haji tertua berasal dari Desa Bulu, Kecamatan Semen, yakni Marsiah yang berusia 105 tahun. Sedangkan jamaah termuda tercatat berusia 22 tahun.
Baca juga : Peringati Harkitnas 2026, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Kediri
Bupati Kediri mendoakan seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
“Kami juga meminta para jamaah turut mendoakan Kabupaten Kediri agar tetap aman, nyaman, dan pembangunan berjalan berkelanjutan. Yang paling penting selama di Arab Saudi adalah menjaga kesehatan dan memperbanyak minum air putih karena cuaca di sana sangat panas,” ujar Mas Dhito.
Ia menambahkan, setiap kloter telah dilengkapi dokter pendamping yang bertugas memantau kondisi kesehatan jamaah secara intensif. Jamaah juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah.
Baca juga : DP2KBP3A Kabupaten Kediri: Orang Terdekat Harus Jadi Penguat Komunikasi, Edukasi dan Harmoni Keluarga
Saat prosesi pelepasan jamaah haji, Bupati Kediri didampingi Kabag Kesra Kabupaten Kediri Sumarlan, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Witjaksono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Ahmad Khatib, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kediri lainnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






