Malang, LINGKARWILIS.COM – Polres Malang menggelar rapat koordinasi eksternal guna mematangkan pengamanan pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan.
Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Polres Malang tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Malang, panitia pelaksana pertandingan, hingga steward stadion. Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektoral, antisipasi gangguan kamtibmas, serta kesiapan personel di seluruh area stadion.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan pengamanan pertandingan penutup kompetisi itu dipersiapkan secara maksimal agar berlangsung aman dan kondusif.
“Pertandingan terakhir Arema FC sekaligus penutup kompetisi liga diharapkan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Seluruh unsur pengamanan harus memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Baca juga : Perkim Kabupaten Kediri Pasang 86 Titik PJU Baru di Tiga Wilayah
Dalam rapat tersebut, polisi juga memetakan sejumlah potensi kerawanan baik di dalam maupun luar stadion, termasuk mengantisipasi penggunaan flare, minuman keras, hingga barang-barang terlarang lainnya yang dibawa suporter.
Sebanyak lebih dari 1.000 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Personel tersebut berasal dari unsur Polda Jawa Timur, Polres Malang, TNI, serta instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.
AKBP Taat menegaskan petugas akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang memasuki area stadion.
“Petugas pengamanan akan melakukan pengecekan secara detail kepada suporter yang masuk stadion. Kami juga mengimbau agar tidak membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” katanya.
Baca juga : Mas Dhito Lepas Jamaah Haji Kabupaten Kediri Kloter 112, Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci
Selain pengamanan di area stadion, kepolisian juga menyiapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Kanjuruhan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan saat pertandingan berlangsung.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting agar pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun suporter yang hadir.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin






