Malang, LINGKARWILIS.COM — Hasil tes urine terhadap rombongan wisata yang terlibat insiden di Pantai Wediawu mengungkap temuan signifikan. Puluhan peserta dinyatakan positif narkotika.
Kapolres Malang Muhammad Taat Resdi menyampaikan, dari total 69 orang yang diperiksa, sebanyak 31 orang terindikasi positif.
“Dari hasil tes urine, 31 orang positif narkotika dengan rincian 21 orang mengandung ganja, 6 orang sabu, dan 4 orang keduanya,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai langkah lanjutan pasca insiden, sekaligus memastikan kondisi seluruh rombongan yang terlibat.
Baca juga : Job Fair 2026 Kabupaten Kediri, Strategi Nyata Tekan Pengangguran, Pentahelix Jadi Kunci
Saat ini, puluhan orang yang dinyatakan positif tersebut telah ditangani Satresnarkoba Polres Malang. Penanganannya juga akan dikoordinasikan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk proses asesmen lebih lanjut.
“Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan,” jelasnya.
Sementara itu, 38 orang lainnya yang hasil tesnya negatif telah dipulangkan menggunakan fasilitas bus dari BPBD Kota Surabaya.
AKBP Taat menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan proporsional, baik dari sisi penegakan hukum maupun pendekatan rehabilitasi.
“Penanganan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Baca juga : Stasiun Malang Layani Lebih dari 25 Ribu Penumpang Selama Long Weekend Hari Buruh
Di sisi lain, terkait insiden pengeroyokan dan perusakan yang terjadi di lokasi, kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku.
“Kami terus mendalami kasus utama dan melakukan pengejaran terhadap pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut,” pungkasnya.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin






