Malang, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang mengadakan Lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai upaya menghidupkan kembali budaya ronda malam dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Kapolres Malang, Muhammad Taat Resdi, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan serta mempererat kemitraan antara masyarakat dan kepolisian.
Menurutnya, Satkamling masih memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat lingkungan.
“Melalui lomba ini kami ingin menghidupkan kembali budaya ronda malam yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Baca juga : Polres Malang Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam Saat Penyekatan Malam 1 Suro
Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan oleh tim dari Polres Malang selama satu pekan dengan mendatangi sejumlah pos kamling di berbagai desa secara acak. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung aktivitas Satkamling yang dijalankan masyarakat.
Penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi fisik pos ronda, tetapi juga mencakup kelengkapan administrasi, jadwal ronda, fasilitas pendukung, hingga tingkat keterlibatan warga dalam kegiatan pengamanan lingkungan.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana kesiapan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayahnya. Karena itu yang dinilai bukan hanya bangunannya, tetapi juga bagaimana sistem ronda dijalankan dan partisipasi warga di dalamnya,” jelasnya.
AKBP Taat menilai keberadaan Satkamling menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan. Dengan keterlibatan aktif warga, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Satkamling memberikan ruang bagi warga untuk terlibat langsung dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib,” katanya.
Saat ini tahapan penilaian masih berlangsung dan mencakup sejumlah desa di wilayah Kabupaten Malang. Pos kamling yang dinilai terbaik nantinya akan memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres berharap kegiatan tersebut mampu memotivasi masyarakat agar kembali aktif melaksanakan ronda malam dan menjaga tradisi kebersamaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Jika budaya ronda terus terjaga, maka kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam memelihara kamtibmas akan semakin kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





