LINGKARWILIS.COM – Masih Ingat Kisah Azura Luna Sosialita Asal Kediri yang Jadi Buronan Internasional?
Nama Azura Luna kini menjadi perbincangan hangat usai dirinya menjadi buronan internasional.
Azura Luna bahkan dijuluki sebagai βRatu Penipuβ dan βSosialita Palsuβ berkat kepiawaiannya dalam menipu banyak orang.
Sepak terjang Azura Luna dalam menipu banyak orang sudah tidak perlu diragukan lagi.
Azura Luna dikenal memiliki keahlian dalam mengolah kata sehingga membuat banyak orang dari kalangan atas berhasil masuk dalam perangkapnya.
Ini Profil Juliana Marins WNA Brasil yang Tewas di Gunung Rinjani, Pencarian Panjang Selama 3 Hari
Melansir dari laman iNews, ketahui Azura merupakan perempuan yang memiluku nama asli Enjang Widhi Palupi.
Ia lahir di Kediri, pada 27 Oktober 1978 dan merupakan alumni SMA Negeri 2 Kediri, pada tahun 1996.
Azura selalu mengaku berasal dari keluarga kaya dan mengarang berbagai kisah tentang deretan 10 orang terkaya di Indonesia.
Ia mengaku menjadi salah satu dari deretan 10 orang terkaya tersebut dan mengaku tinggal di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Untuk melancarkan aksinya, Azura mengaku mendapatkan uang saku sebesar Rp2,1 miliar setiap bulannya.
Salah satu korban bujuk rayunya adalah mantan suaminya sendiri Brad Krik yang merupakan seorang pengusaha hotel. Keduanya menikah pada 2003 lalu.
Usai 4 tahun menikah, Brad merasa jika Azura telah menghabiskan banyak uang darinya dan ia memilih bercerai.
Usaha lain yang ia lakukan untuk melancarkan aksinya adalah dengan memposting foto dan memamerkan barang-barang mewah, mulai dari tas Hermes, cincin berlian, dan lain sebagainya pada akun media sosialnya.
Ternyata semua barang mewah yang disebut bernilai fantastis itu merupakan barang palsu.
Tak hanya itu, Azura juga sering memamerkan foto selfie dengan mobil mewah seperti berfoto dengan bantalan Rolls-Royce yang tampak seperti plat nomor Inggris, BO55 AZL, yang diparkir bersama jet pribadi.
Namun kenyataannya mobil itu adalah mobil yang disewa dari AZ Luxe di London, yang persis dengan inisial Azura.
Kecerdikannya dalam menipu lawan bicara membuat para korbannya begitu mempercayai Azzura hingga membeli barang mewah palsu darinya.
Diperkirakan, Azura telah mengantongi uang sebesar USD 500.000 dari hasil menipu. Ia pun tiba-tiba menghilang pada 2019 sejak kasusnya viral di media sosial.
Menariknya, sebelum dinyatakan hilang pada tahun 2018 lalu ia pernah diundang untuk makan siang bersama dengan keluarga Hunter Biden, putra dari mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
Azura menipu Hunter dan mengaku sebagai putri bangsawan yang berasal dari Indonesia, ia juga mengaku sebagai ‘calon ratu di masa depan’.
Informasi terungkap dari kasus skandal laptop Hunter Biden yang berisi banyak dokumen dugaan kolusi dan nepotisme.
Laptop tersebut menjadi backup data termasuk obrolan, salah satunya obrolan dengan Azura.
Namun belum diketahui secara pasti apakah Azura saat itu berhasil menipu keluarga Joe Biden atau tidak. Pada saat itu juga Joe Biden masih belum menjabat sebagai Presiden AS.
Tak hanya keluarga Joe Biden, sosialita lain yang juga berasal dari Amerika bernama Sophia juga mengaku tertipu membeli tas Hermes senilai lebih dari Rp 1,2 miliar dari koleksi pribadi Azura yang hasil penjualannya akan digunakan untuk salah satu badan amal.
Setelah diselidiki, ternyata Azzura tidak pernah menyumbangkan sejumlah uang hasil penjualan tas tersebut untuk badan amal.
Tak berhenti disitu, Robert yang merupakan mantan kekasihnya juga mengaku tertipu oleh Azura.
Azura mengaku pada Robert bahwa ia menempuh pendidikan di sejumlah universitas bergengsi dunia.
Ia mengaku sebagai lulusan psikologi di Dartmouth College, di New Hampshire, Amerika Serikat.
Selain itu, ia juga mengaku mendapat gelar MBA dari Cambridge University, Inggris dan terjun di bidang teknik kedirgantaraan di MIT, di AS. Azura juga mengaku sebagai direktur pelaksana ‘Grup Penasihat APAC’.
Masih dari laman yang sama, selama menjalankan aksinya, Azura diketahui memiliki nama samaran yaitu Ally, Alexandra dan Miss M.
Pada 26 November 2018 lalu, Azura ditahan oleh Kepolisian Luar Negeri dengan laporan penipuan barang palsu.
Namun setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, pihak Kepolisian merasa kekurangan bukti dan Azura pun dibebaskan.
Beberapa bulan kemudian Azura kembali dilaporkan. Ia dilaporkan menipu seorang pembantu di Hongkong dengan dalih tidak membayar gajinya, hingga pembantu tersebut melaporkannya ke Pengadilan Buruh.
Dari laporan tersebut, Kepolisian Hongkong akhirnya membongkar semua kebohongan Azura. Ia ternyata memiliki banyak tagihan hutang di berbagai tempat.
Setelah dilakukan pengusutan, ternyata rumah yang diakuinya di Kawasan Kemang, bukan milik keluarganya namun milik orang lain berinisial L.
Azura kini masih menjadi buronan, dan terdeteksi meninggalkan Indonesia sejak tahun 2018 dan pergi ke Singapura.
Namun pada September 2019 lalu, Azura kembali muncul ke publik dan melakukan sebuah wawancara di Post Magazine melalui video call.
Dalam sesi wawancara tersebut, ia membantah semua tuduhan penipuan yang ditujukan padanya, ia juga mengaku jika saat itu sedang mengandung anak kembar.
Hingga kini Azura Luna tidak pernah ditemukan, dan masih dalam pencarian pihak berwajib.
Kini beberapa tahun berlalu, kisah Azura Luna masih tetap menjadi perbincangan netizen Indonesia
Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya.





