MBG Tak Hanya untuk Sekolah Negeri, Siswa MI Fathul Huda Janti Ikut Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

MBG Tak Hanya untuk Sekolah Negeri, Siswa MI Fathul Huda Janti Ikut Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
Siswa MI Fathul Huda Janti Ikut Nikmati Program Makan Bergizi Gratis (Ely)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga menjangkau lembaga pendidikan swasta. Salah satunya adalah MI Fathul Huda (MIFA) di Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, yang pada Jumat (7/11) turut menerima distribusi makanan bergizi bagi para siswanya.

Program MBG dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia dengan melibatkan Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) atau dapur sekolah yang mendapat pengawasan langsung dari pemerintah. Melalui program ini, siswa dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat memperoleh asupan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar mereka.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kepala MI Fathul Huda, Susi Susanti, melalui guru pembina Siti Ngaliyah, menjelaskan bahwa sekolahnya telah sebulan terakhir menerima manfaat dari program pemerintah tersebut.

Baca juga : Derby Jatim Persik Kediri vs Persebaya Surabaya Berakhir 1-1, Satu Pemain Dikartu Merah

“Program ini dihadirkan untuk menekan angka malnutrisi, meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ngaliyah menambahkan, kehadiran program MBG berdampak positif terhadap motivasi dan kedisiplinan siswa. Asupan makanan bergizi yang diterima setiap hari dinilai mampu menunjang konsentrasi serta capaian akademik peserta didik.

“Dengan adanya MBG, anak-anak semakin semangat datang ke sekolah. Jangan sampai sudah mendapatkan fasilitas ini, tapi malah sering absen atau prestasinya menurun,” pesannya.

Baca juga : Jumat Berkah RW 06 Bumi Asri, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Warga Kota Kediri

Ia juga mengimbau para orang tua agar turut mengawasi anak-anak mereka untuk tetap fokus belajar, apalagi menjelang ujian akhir semester ganjil yang akan digelar pada akhir November.

“Semoga nanti tidak ada siswa yang rapornya tercatat memiliki ketidakhadiran berlebih dari aturan madrasah,” pungkasnya.***

Reporter: Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *