Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Kruwul, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 21.15 WIB. Sebuah mobil Honda CRV bernopol N 1255 YZ yang dikemudikan oleh Kemal Farouq Mauladi (39), seorang dosen Universitas Islam Lamongan (Unisla), tertabrak Kereta Api Kertajaya Tambahan relasi Surabaya–Jakarta.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Kemal bersama tiga penumpangnya melaju dari arah timur menuju barat, kemudian berbelok ke kiri menuju jalan Desa Kruwul. Namun, setibanya di perlintasan kereta api, mobil tiba-tiba terhenti di tengah rel.
“Mobilnya terhenti dan tidak bisa berjalan. Kemungkinan karena pengaruh medan magnet dari rel kereta api yang membuat mesin mati,” ungkap Ipda Hamzaid, Senin (24/3/2025).
Baca juga : Dishub Kabupaten Kediri Lakukan Monev Rambu dan Traffic Light Jelang Lebaran
Mengetahui ada kereta yang melaju dari arah timur, pengemudi dan penumpang segera keluar dari kendaraan. Tak lama setelah itu, kereta menghantam mobil tersebut hingga terpental sejauh 50 meter ke sisi utara rel.
Meskipun kecelakaan tersebut terlihat mengerikan, beruntung seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Semua penumpang berhasil keluar dengan selamat,” lanjut Hamzaid.
Namun, akibat tabrakan tersebut, mobil mengalami kerusakan total dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan.
Baca juga : Kandang Sapi Milik Warga Kayen Kidul, Kediri, Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah
“Kami mengimbau masyarakat dan pengendara kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu,” tambahnya.
Berikut data korban selamat dalam kecelakaan tersebut:
-
Kemal Farouq Mauladi (39), pengemudi, dosen Unisla dan Untag.
-
Selvi Gunawan (35), penumpang, swasta.
-
M. Azhwan Khaafi (7), penumpang.
-
M. Maher Syaker (2), penumpang.
Pihak kepolisian mengingatkan pengendara untuk selalu waspada dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur kereta api demi menghindari kejadian serupa.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin





