Musim Hujan dan Musim Buah Tiba, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Musiman

Musim Hujan dan Musim Buah Tiba, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Musiman
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Ika Chandra Kusuma (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Datangnya musim hujan yang berbarengan dengan masa panen berbagai jenis buah memerlukan perhatian lebih dari masyarakat. Perubahan cuaca, tingginya kelembapan, serta pola konsumsi masyarakat berpotensi meningkatkan sejumlah penyakit. Karena itu, kewaspadaan dan langkah pencegahan sangat dibutuhkan agar kesehatan keluarga tetap terjaga.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ika Tjandra Kusuma, menjelaskan bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD), diare, serta infeksi saluran pernapasan (ISPA) kerap melonjak saat musim hujan. Genangan air dan lingkungan yang kurang bersih menjadi tempat ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Di musim buah-buahan, risiko lain muncul. Konsumsi buah dalam jumlah besar tanpa memperhatikan kebersihan bisa menimbulkan gangguan pencernaan, seperti mual, diare, bahkan keracunan makanan. Terutama jika buah tidak dicuci dengan baik atau disimpan terlalu lama,” ujarnya.

Baca juga : Wabup Dewi Tekankan Korpri Kediri Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Menurut Ika, meningkatnya risiko kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain munculnya genangan air yang memicu sarang nyamuk, menurunnya kualitas air bersih akibat banjir, serta melemahnya daya tahan tubuh akibat perubahan suhu.

Sementara pada musim buah, banyak buah dijual dalam kondisi kurang higienis, penyimpanan tidak tepat, dan anak-anak sering mengonsumsi buah tanpa dicuci atau dikupas secara benar. Kondisi tersebut membuka peluang pertumbuhan bakteri.

Untuk meminimalkan risiko penyakit, masyarakat dianjurkan melakukan beberapa cara sederhana, seperti:

  1. Melakukan 3M: menguras tempat air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan kembali barang bekas.

  2. Menjaga kebersihan makanan dan minuman: pastikan makanan matang sempurna dan air yang diminum aman atau sudah direbus.

  3. Mencuci buah sebelum dikonsumsi: pakai air mengalir, dan bila diperlukan gunakan sabun khusus pencuci buah. Hindari buah yang sudah lembek atau menimbulkan bau.

  4. Menggunakan alas kaki saat hujan atau banjir untuk mengurangi risiko leptospirosis.

  5. Menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan banyak minum air putih.

  6. Segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan bila mengalami demam tinggi, dehidrasi, atau diare berkepanjangan.

Ika menambahkan, Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan penyakit melalui puskesmas dan rumah sakit. Edukasi tentang kebersihan makanan, pengendalian jentik, serta keamanan pangan juga rutin dilakukan.

Baca juga : Warga Baleturi Terima Kompensasi Lahan untuk Proyek Tol Kertosono–Kediri

Kolaborasi dengan desa, sekolah, dan lintas sektor turut diperkuat dalam kegiatan bersih lingkungan serta pemeriksaan air dan makanan.

“Musim hujan dan musim buah bukan sesuatu yang perlu ditakuti, tetapi harus dihadapi dengan kesiapsiagaan. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan makanan tetap aman, kita dapat mengurangi risiko berbagai penyakit. Mari bersama menciptakan lingkungan yang sehat agar keluarga tetap terlindungi sepanjang musim,” pungkasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor :Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D