Pamit Nyemprot Hama, Lansia di Srirande Lamongan Ditemukan Meninggal di Rawa Waduk

Pamit Nyemprot Hama, Lansia di Srirande Lamongan Ditemukan Meninggal di Rawa Waduk
Warga Desa Srirande Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan saat melakukan pencarian korban .(Ist)

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Srirande, Kecamatan Deket, Lamongan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang petani lanjut usia yang sebelumnya dilaporkan hilang saat bekerja di sawah, Kamis (19/3/2026).

Korban diketahui bernama Suparmiyanto (71), warga Dusun Rande. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di kawasan rawa waduk yang berada tidak jauh dari lahan persawahannya.

bayar PBB Kota Kediri

Peristiwa bermula pada Kamis pagi, saat korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sawah melakukan penyemprotan hama. Namun hingga pukul 10.30 WIB, korban tidak kunjung pulang, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Anak korban, Fadelan, kemudian melakukan pencarian ke lokasi sawah. Setibanya di sana, ia hanya menemukan sepeda milik korban terparkir, sementara keberadaan ayahnya tidak diketahui.

Baca juga : Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Dhoho di Jalur Kediri–Ngadiluwih

Pencarian mandiri yang dilakukan hingga siang hari belum membuahkan hasil. Keluarga kemudian mengumumkan kehilangan korban melalui pengeras suara masjid agar warga turut membantu pencarian.

Kapolsek Deket, Khusen, bersama anggota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Bersama warga, petugas melakukan penyisiran di area persawahan hingga ke kawasan rawa waduk.

Kasi Humas Polres Lamongan, M. Hamzaid, menyampaikan bahwa korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB.

“Korban ditemukan di tengah rawa dekat sawahnya dalam posisi mengapung dan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah ditemukan, petugas bersama warga segera mengevakuasi jenazah korban. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaraan oleh pihak keluarga.

Peristiwa ini menambah duka bagi warga setempat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di area persawahan yang berdekatan dengan perairan.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto