KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil I Madiun kembali menghadirkan program Pasar Murah, kali ini di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Kamis pagi (27/11/2025). Agenda tersebut menjadi rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Program ini digelar sebagai langkah pemerintah menstabilkan harga pangan sekaligus menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga yang ramah di kantong.
Sejumlah komoditas dijual lebih murah dari harga pasaran sehingga langsung menarik antusiasme warga.
Baca juga : Isak Tangis Iringi Pemakaman Ibu dan Anak Korban Pembunuhan Nganjuk di Purwoasri Kediri
Beragam kebutuhan pokok yang tersedia antara lain:
-
Beras SPHP – Rp55.000
-
Minyak goreng – Rp15.000/liter
-
Telur – Rp24.000/pack
-
Gula pasir – Rp15.000
-
Bawang merah – Rp7.000/¼ kg
-
Bawang putih – Rp6.000/¼ kg
-
Tepung terigu – Rp4.000/½ kg
Mojoroto menjadi titik ke-20 pelaksanaan pasar murah di wilayah kerja Bakorwil I Madiun. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di dua titik di Kabupaten Kediri dan di Kecamatan Pesantren.
Kabid Pembangunan Ekonomi Bakorwil I Madiun, Cecilia, menegaskan bahwa pasar murah merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Tujuan kami adalah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok. Pemerintah hadir agar warga bisa membeli sembako dengan harga yang lebih ringan,” jelasnya.
Baca juga : Dispertabun Kediri Petakan Lahan Pertanian Rawan Bencana saat Musim Hujan
Cecilia juga berharap agenda ini mampu meringankan beban masyarakat, terutama saat harga komoditas cenderung naik.
“Semoga kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian,” tambahnya.
Sejak pagi, warga sudah memadati lokasi kegiatan. Banyak yang memanfaatkan momentum ini untuk membeli sembako dengan harga yang lebih hemat.
Salah satu warga, Aprilia dari Kelurahan Bandar, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Dengan kondisi ekonomi sekarang, harga di sini jauh lebih terjangkau dibanding di pasar,” ujarnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Redaksi: Hadiyin






