KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Pasca kericuhan demo di Kota Kediri, sejumlah pos polisi hingga kini belum terlihat dijaga personel. Kondisi tersebut membuat suasana kota terasa berbeda dari biasanya.
Kericuhan pada Sabtu (30/8/2025) lalu menyebabkan beberapa pos polisi menjadi sasaran amuk massa. Dua di antaranya, Pos Satlantas 12.0 Semampir dan Pos 12.1 Sumur Bor, mengalami kerusakan cukup parah. Kaca pecah, pintu dan jendela rusak, serta papan nama terlepas hingga hancur.
Meski saat ini kedua pos tersebut sudah dibersihkan dan ditutup dengan banner, pantauan di lapangan menunjukkan pos-pos Satlantas di Semampir, Sumur Bor, Alun-Alun, dan Bandar Ngalim masih tampak lengang tanpa ada petugas yang berjaga.
Baca juga :Polisi Sita 550 Batang Ganja di Blitar, Bibit Didapat dari COD
Sugiono, seorang pedagang asal Kelurahan Kampung Dalem, mengaku biasanya pos polisi selalu ada petugas yang mengatur lalu lintas. Namun sejak kerusuhan terjadi, kondisi berubah drastis.
βDulu rutin ada polisi yang jaga dan ngatur lalu lintas. Tapi setelah huru-hara kemarin, sampai sekarang pos-pos polisi sepi, tidak ada petugas yang berjaga,β tuturnya, Rabu (3/9/2025).***
Reporter : Ely Burhan
Editor : Hadiyin





