Gaza, LINGKARWILIS.COM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan bahwa otoritas Israel telah menolak akses masuk bagi lebih dari seratus tenaga medis ke Jalur Gaza sejak Maret 2025.
Larangan tersebut mencakup berbagai profesi kesehatan, mulai dari dokter umum, ahli bedah, hingga tenaga medis spesialis lainnya.
Seperti dilaporkan TRT Global pada Rabu (6/8), juru bicara PBB Farhan Haq menyampaikan dalam konferensi pers bahwa pada hari sebelumnya tim medis darurat kembali ditolak masuk ke wilayah Gaza.
“Kami menerima laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait penolakan itu,” ujar Haq, kamarin.
Baca juga : WHO Desak Pembukaan Akses Bantuan ke Gaza, 22.000 Truk Bantuan Masih Tertahan
Ia menambahkan, pelarangan terhadap profesional medis ini telah berlangsung secara berkelanjutan sejak Maret lalu, dan menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional.***
Editor : Hadiyin






