Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Pasar Ngadiluwih kini memasuki tahap akhir dengan progres sekitar 80 persen. Mengacu pada kontrak, seluruh pekerjaan harus tuntas sebelum 23 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) meminta agar kontraktor memastikan penyelesaian proyek sesuai jadwal tanpa ada keterlambatan.
Kepala Disdagrin Kabupaten Kediri, drh Tutik Purwaningsih, menyebutkan sejumlah pekerjaan yang masih harus dikejar penyelesaiannya pada minggu ke-30 ini. Beberapa di antaranya meliputi pemasangan pagar keliling, paving area, papan nama, serta tahap akhir pembangunan mushola. Sementara itu, area parkir telah rampung dikerjakan.
Baca juga : Dispendukcapil Kota Kediri Perkuat Validasi Data, 27 OPD Resmi Sepakati PKS Pemanfaatan Data Kependudukan
“Kami mendorong kontraktor untuk segera merampungkan sisa pekerjaan. Di pasar baru ini tersedia 40 kios dan 500 los sesuai jumlah pedagang. Untuk sementara, para pedagang masih beroperasi di TPPS yang berjarak sekitar satu kilometer di sebelah timur pasar,” ujarnya.
Tutik menambahkan, Disdagrin secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi (monev) guna memantau perkembangan di lapangan. Langkah ini penting agar pembangunan berjalan sesuai target sehingga pasar dapat difungsikan pada tahun 2026.
“Monitoring rutin sangat diperlukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Secara desain, pembangunan pasar ini mengadaptasi konsep Pasar Wates, lengkap dengan ornamen dan unsur budaya khas Kabupaten Kediri,” jelasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





